Wednesday, February 11, 2009

WORKSHOP MARKETING : STEP BY STEP




Undangan


WORKSHOP
MARKETING : STEP BY STEP



Latar Belakang
Krisis finansial global yang bergejolak dan berdampak keras juga terhadap marketing produk dan jasa perusahaan. Banyak perusahaan yang mengalami problem marketing sebagai akibat dari krisis ini. Untuk itu nampaknya kita tak boleh berdiam diri. Kita perlu menata dan mengevauasi kembali aplikasi marketing dalam perusahaan kita ditengah gejolak ekonomi ini.

Apapun jenis dan merek produk yang kita pasarkan, yang harus kita pengaruhi adalah manusia yang berkepentingan terhadap produk kita.

Marketers mengatakannya dengan sebutan pasar atau lebih tajam lagi dinyatakan sebagai pasar sasaran (target market).

Persoalan mendasar : Apanya dari pasar yang harus kita perhatikan dan kita pengaruhi ?

Sejalan dengan tugas pemasaran, yang harus kita pengaruhi adalah tingkah laku pasar melalui usaha yang selaras dengan proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku pasar tersebut. Tanpa pemahaman yang baik mengenai proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku pasar, kegiatan pemasaran yang kita rancang dan kita laksanakan bisa jadi bersifat trial & error. Bahkan bisa juga rancangan dan kegiatan pemasaran kita jadi melawan arus.

Dengan demikian, efisiensi dan efektivitas pemasaran yang kita laksanakan akan jadi kurang memadai. Akibatnya, penghamburan danapun tak terelakkan. Tentunya, hal ini sangat tidak diharapkan.

Tujuan dan Manfaat
Melalui diskusi intensif dan workshop TFP on Marketing (Marketing : Step by step) ini, diharapkan para peserta dapat :
• Merumuskan dasar orientasi bisnis dan pemasaran berdasarkan tujuan pasar sasaran sebagai bentuk proyeksi motif bawaan.
• Menggali potential customer’s insight untuk menetapkan positioning atas dasar tujuan pasar sasaran sebagai turunan motif bawaan pasar.
• Memahami kedudukan produk dalam rangkaian kepentingan pasar untuk mengenal ciri dan sifat bisnis yang dimasuki.
• Memahami kedudukan produk serta gambaran kepentingan pasar dalam dinamika motif dan motivasi pasar.
• Menguasai metode berpikir yang benar dan terarah dalam merancang dan melaksanakan kegiatan pemasaran terpadu.
• Memahami dan memenuhi tuntutan setiap tahap perubahan sikap dan tingkah laku pasar dalam kaitannya dengan perancangan dan pelaksanaan kegiatan pemasaran terpadu.

Metode Penyajian
Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta demi efektivitas pelaksanaan diskusi dan loka karya, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Diskusi intensif mengenai pokok bahasan
3. Loka karya (penerapan konsep) langkah demi langkah

Dengan demikian, para peserta dapat langsung memiliki keterampilan dalam perancangan dan pelaksanaan kegiatan pemasaran terpadu yang lebih efektif dan lebih efisien, untuk menjamin keunggulan bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya.


Materi Pelatihan
Materi diskusi dan loka karya bersifat original yang kami kembangkan atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.
Konsep dasar materi diskusi dan loka karya menyangkut kerangka pemahaman mengenai masalah sikap dan tingkah laku manusia yang diterapkan dalam bidang pemasaran.
Konsep dasar ini dapat dimanfaatkan untuk analisa dan pedoman dalam penyusunan iklan (TVComercial, Radio Spot dll.)


Peserta
jajaran pemasaran (marketing management, product management, distribution/sales management), customer service, customer handling.


Waktu Pelaksanaan

Hari : Kamis & Jumat
Tanggal : 12 & 13 Maret 2009
Pukul : 08.30 - 16.00 WIB
Tempat : Hotel Millenium Sirih, Jl. Fakhrudin 3 - Jakarta Pusat

• Diskusi intensif dan loka karya ini dilaksanakan efektif dalam 2 (dua) hari pertemuan. Sampai dengan peserta benar-benar mampu menerapkannya.
• Selain itu, kami tidak hanya memberikan bimbingan, kami dapat memberikan pendampingan dalam penyusunan materi promosi dan penataan pendistribusian produk.
• Apa yang kami lakukan pada akhirnya dapat dilaksanakan oleh peserta diskusi/loka karya, bimbingan, atau peserta pendampingan. Perusahaan pun mendapatkan tenaga mandiri yang memiliki konsep ilmiah yang bersifat praktis.


Penyelenggara
PRIMA CONSULTING GROUP

Jl. Gandaria III No.5A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: ( 021) 7245023, Fax :(021) 7245037
E-mail : primaaut@cbn.net.id
www.primaconsultinggroup.blogspot.com

Instruktur
Drs. Moch.Husni, MBA

Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana. Dalam aktivitas sebagai marketing manager telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT Concept kebidang pekerjaan yang di emban, menyangkut Pemasaran, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.

Jadwal Acara

Kamis, 12 Maret 2009
08.45 – 09.00 Pembukaan
Sesi 1
09.00 – 10.30 Perumusan Dasar Orientasi Bisnis Dan Pemasaran Berdasarkan Tujuan Pasar Sasaran Sebagai Bentuk Proyeksi Motif Bawaan.
10.30 – 10.45 Coffee Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Perumusan Potential Customer’s Insight Untuk Menetapkan Positioning Atas Dasar Tujuan Pasar Sasaran Sebagai Turunan Motif Bawaan Pasar.
12.15 -13.15 Makan Siang
Sesi 3
13.15 – 14.45 Kedudukan Produk Dalam Rangkaian Kepentingan Pasar Untuk Memahami Ciri Dan Sifat Bisnis Yang Ditangani.
14.45 – 15.00 Coffee Break
Jumat, 13 Maret 2009
Sesi 1
09.00 – 10.30 Pemahaman Kedudukan Produk Serta Gambaran Kepentingan Pasar Dalam Dinamika Motif Dan Motivasi Pasar.
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 11.45 Penguasaan Metode Berpikir Dalam Merancang Dan Melaksanakan Kegiatan Pemasaran (Terutama Dalam Pembuatan Iklan).
11.45 -13.30 Shalat Jumat dilanjutkan Makan Siang
Sesi 3
13.30 – 1500 Pemahaman Dan Pemenuhan Tuntutan Setiap Tahap Perubahan Sikap Dan Tingkah Laku Pasar Dalam Kaitannya Dengan Perancangan Dan Pelaksanaan Kegiatan Pemasaran Di Setiap Aspek Terkait.
15.00 – 15.15 Break

SYARAT RESERVASI

Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954

PRIMA CONSULTING GROUP : Jl. Gandaria III No.5A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: ( 021) 7245023, Fax :(021) 7245037 E-mail primaaut @ cbn.net.id
www.primaconsultinggroup.blogspot.com

Thursday, February 5, 2009

”PROBLEMATIKA PENGELOLAAN BARANG / JASA, TKDN & PENGENDALIANNYA BAGI BUMN, BUMD, PEMDA DAN PENYEDIA BARANG / JASA DALAM PERSFEKTIF KEPPRES 80/2003,


WORKSHOP:
”PROBLEMATIKA PENGELOLAAN BARANG / JASA, TKDN & PENGENDALIANNYA
BAGI BUMN, BUMD, PEMDA DAN PENYEDIA BARANG / JASA DALAM PERSFEKTIF KEPPRES 80/2003, PERMENEG BUMN DAN PERMENPERIN”

A. Latar Belakang

Keppres 80/2003 dan perubahan-perubahannya mengatur pelaksanaan Pengadaan Barang / Jasa (PBJ) Pemerintah. Untuk PBJ BUMN yang dibiayai APBN / APBD tunduk pada Keppres tersebut. Sedangkan PBJ BUMN dengan pendanaan di luar APBN / APBD diatur dalam Peraturan Meneg BUMN No.: PER-05/MBU/2008 tanggal 3 September 2008.

Penerbitan Permen ini dimaksudkan untuk mengakomodir PBJ secara cepat, fleksibel, efisien dan efektif bagi BUMN agar tidak kehilangan momentum bisnis yang dapat menimbulkan kerugian dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip efisien, efektif kompetitif, transparan, adil dan wajar, serta akuntabeI. PBJ yang diatur dalam Permen ini adalah PBJ yang sumber dananya bukan berasal dari APBN / APBD. Sebagaimana dalam Keppres 80/2003, dalam Permen ini juga diatur mengenai tata cara pelelangan barang dan jasa yang meliputi: Pelelangan Terbuka, Pemilihan Langsung; Penunjukan Langsung, dan Pembelian Langsung.

Selain ketentuan dalam Keppres 80/2003 dan Permeneg BUMN dalam PBJ yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan oleh BUMN, BUMD, Pemda, dan Penyedia Barang / Jasa juga adalah adanya Peraturan Menteri Perindustrian No.: 11/M-IND/PER/3/2006 perihal Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), termasuk di dalamnya peran Surveyor Independen dan sangsi-sangsinya, baik administratif, maupun finansial.

Workshop ini akan membahas Pokok-pokok Regulasi, Implementasi, Penggunaan Komponen Dalam Negeri dan Pengendalian PBJ yang perlu diperhatikan oleh para Pelaksana atau Satuan Kerja PBJ, baik di BUMN, BUMD, Pemerintah Daerah, maupun Penyedia Barang / Jasa beserta problematiknya, dalam persfektif Keppres 80/2003, Permenneg BUMN dan Permenperin, termasuk di dalamnya ketentuan untuk mengelola sendiri, equal treatment, sanggahan, dan lain-lain.

B. Tujuan dan Manfaat

a. Peserta memahami pengelolaan PBJ berdasarkan Keppres 80/2003 dan Peraturan Menteri Negara BUMN.
b. Peserta memahami hal-hal yang perlu diperhatikan dalam Pelaksanaan PBJ yang terkait dengan Program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN), beserta sangsi-sangsinya.
c. Peserta memahami pengendalian dan pengawasan terhadap Pelaksanaan PBJ.

C. Peserta

Peserta yang seyogyanya hadir pada acara workshop ini adalah dari Unit Kerja: General Affair, Satuan Kerja Pengadaan Barang / Jasa, SPI (Internal Audit), Risk Management, Compliance Department, Corporate Secretary, Legal Department (Bagian Hukum), dan lain-lain Unit Kerja yang terkait dengan Pengadaan Barang / Jasa di BUMN, BUMD, Pemda dan juga Perusahaan-perusahaan Penyedia Barang / Jasa.
D. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Acara Workshop

Pelaksanaan acara workshop akan diselenggerakan sebagai berikut:

Hari / Tanggal : Rabu s/d Jum’at, 11 s/d 13 Maret 2009
Tempat Workshop : Hotel Millennium, Jl. Fachrudin No.: 3, Tanah Abang,
Jakarta Pusat.

E. Jadwal Acara Workshop

Rabu, 11 Maret 2009

08.15 – 08.50 Registrasi Peserta
08.50 – 09.00 Pembukaan oleh Chairman Prima Consulting Group
09.00 – 10.30 Pokok-pokok dan Implementasi Keppres 80/2003 tentang Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah, oleh Antonius Sudarto, SH., MH / Amir Hamzah, ST., dari Badan Pembinaan Konstruksi & SDM, Departemen Pekerjaan Umum.
10.30 – 10.45 Coffee Break
10.45 – 12.15 Lanjutan ....
12.15 – 13.30 Istirahat, Sholat dan Makan Siang
13.30 – 14.45 Kewajiban Penggunaan Produksi Dalam Negeri, Verifikasi Surveyor dan Sangsi-sangsinya Dalam Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah, oleh Rizanis / Iwan Gayaputra, P.T. Surveyor Indonesia
14.45 – 15.00 Coffee Break
15.00 – 16.30 Lanjutan ….

Kamis, 12 Maret 2009

09.00 – 10.30 Pengelolaan Pengadaan Barang / Jasa BUMN Berdasarkan Peraturan Menteri Negara BUMN No.: PER-05/MBU/2008 tanggal 3 September 2008, oleh Ketut Sunarta, Ak., MM., P.T. Surveyor Indonesia
10.30 – 10.45 Coffee Break
10.45 – 12.15 Lanjutan ….
12.15 – 13.30 Istirahat, Sholat dan Makan Siang
13.30 – 14.45 Aspek-aspek Legal dan Penyimpangan-penyimpangan yang perlu diperhatikan dalam Pengadaan Barang/Jasa, oleh Yosef Suardi Sabda, SH., LLM., Pengacara Negara Pada Kejagung RI
14.45 – 15.00 Coffee Break
15.00 – 16.30 Lanjutan ....

Jum’at, 13 Maret 2009

08.30 – 10.00 Pokok-pokok Pengendalian Intern terhadap Pengelolaan Barang / Jasa Pemerintah, BUMN dan BUMD, oleh Pejabat BPK / BPKP
10.00 – 10.15 Coffee Break
10.15 – 11.45 Diskusi dan Contoh-contoh Cara Pengendalian Intern Pengelolaan Barang / Jasa Pemerintah, BUMN dan BUMD, oleh Pejabat BPK / BPKP


F. Investasi

Investasi untuk mengikuti workshop adalah sebesar Rp. 3.950.000,- (Tiga Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah), sudah termasuk Copy Materi, Honor Instruktur, Makan Siang, Coffee Break dan Workshop Kit, namun belum termasuk akomodasi Peserta.

Bagi Instansi, BUMN, BUMD, BPD dan Perusahaan Penyedia Barang / Jasa yang mengirim 5 (lima) orang peserta, mendapat jatah 1 (satu) orang peserta gratis.

Bagi Peserta yang akan menginap di Hotel tempat pelaksanaan acara workshop, panitia pelaksana akan membantu memesankan kamar dengan harga corporate. Pembayaran investasi workshop dengan cara transfer ke rekening P.T. Prima Adil Usaha Tama di Bank Mandiri Cabang Roxy Mas, Jakarta Pusat, pada Nomor Rekening: 117-0002053122.

G. Panitia Pelaksana:

P.T. PRIMA ADIL USAHA TAMA / PRIMA CONSULTING GROUP

Alamat : Jl. Gandaria III No.5A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone : ( 021) 7245023, Fax : (021) 7245037
E-mail : primaaut @ cbn.net.id / prima_rahma@yahoo.com
Website : www. primaconsultinggroup.blogspot.com

Untuk keterangan lebih lanjut perihal pelaksanaan dan acara workshop dapat ditanyakan kepada Sdri. Rahma dan Sdri. Upie pada nomor telepon diatas, atau melalui Handphone pada nomor masing-masing: 08159927946 dan 087887129954.

Monday, January 26, 2009

INTEGRATED MAINTENANCE AND SPARE PARTS MANAGEMENT


INTEGRATED MAINTENANCE AND SPARE PARTS MANAGEMENT


Seminar/Conference Description

Maintenance merupakan fungsi operasional yang mempunyai tujuan untuk mengoptimasikan umur teknis maupun umur ekonomis perangkat yang dimiliki perusahaan. Dengan optimasi perangkat yang dimiliki, maka akan membawa akibat yang sangat positif untuk terciptanya optimasi kualitas, biaya, dan waktu produksi. Konsep Total Productive Maintenance (TPM) telah terbukti dapat dijadikan tool yang sangat baik untuk peningkatan produktivitas perusahaan.
OUTLINE
1. Introduksi.
• Objektif dan fungsi maintenance.
• Klasifikasi sistem maintenance.
• Disain sistem maintenance.
• Teknik membangun rasa memiliki bagi operator dan petugas pemeliharaan.
• Persoalan yang umumnya dihadapi dalam pemeliharaan.
• Biaya yang timbul karena performansi peralatan yang kurang baik.
• Klasifikasi dan evolusi sistem maintenance management.
2. Mengkur performansi system maintenance management perusahaan .
• Company check list.
• Machinery design check list.
• Diskusi tentang maintenance management di perusahaan masing-masing.

3. Konsep dasar Total Productive Maintenance (TPM).
• TPM sebagai sebuah filosofi.
• Equipment management dan defect management.
• Six Big Losses.
• Pengukuran overall equipment effectiveness (OEE).
• Penentuan optimum rate ( ideal cycle time).
• Diskusi tentang masalah maintenance yang dihadapi di perusahaan.

4. Studi Kasus dan latihan perhitungan pengukuran overall equipment effectiveness (OEE).
• Mengukur OEE diperusahaan dengan volume produksi tinggi.
• Mengukur OEE diperusahaan hand assembling.
• Mengukur OEE diperusahaan semi-automated assembling
• Mengukur OEE diperusahaan processing system.
5. Modern Maintenance Management.
• Konsep dasar.
• System Effectiveness.
• Planned Maintenance Program.
• Langkah -langkah implementasi konsep Planned Maintenance Program.
• Diskusi tentang aspek implementasi di masing masing perusahaan.

6. Computerized Maintenance Management System.
• Tujuan komputerisasi sistem maintenance management.
• Manfaat yang akan diperoleh dari komputerisasi sistem maintenance management.
• Pengembangan sistem komputerisasi.
• Strategi implementasi.
• Diskusi dan tanya jawab.


7. Penjadualan aktifitas maintenance.
• Pentingnya penjadualan maintenance.
• Parameter yang berpengaruh terhadap penjadualan maintenance.
• Teknik penyusunan jadual maintenance.
• Diskusi dan studi kasus penjadualan maintenance.
8. Evaluasi Sistem Maintenance Management.
• Perlunya evaluasi sistem maintenance.
• Parameter performansi sistem maintenance.
• Analisis rasio performansi sistem maintenance.
• Peragaan penggunaan software untuk analisis rasio performansi sistem maintenance.

9. Evaluasi Performansi sistem spare parts management.
• Perlunya evaluasi sistem spare parts management.
• Analisis rasio performansi sistem perencanaan kebutuhan spare parts.
• Analisis Rasio performansi sistem pengadaan dan pergudangan.
• Analisis rasio performansi sistem persediaan (Inventory Control).
• Peragaan penggunaan software analisis rasio performansi sistem spare parts management.
• Diskusi permasalahan spare parts management di masing-masing perusahaan


Ir. Asep Saefulbachri, MBA., MM.
Beliau mendapatkan gelar MBA-nya dari Asian Institute of Management pada tahun 1992 dan Magister Management dari sekolah Tinggi Manajemen Bandung (telkom) pada tahun 1996. Lulusan Teknik Industri ITB pada tahun 1981 ini mengikuti banyak training & pelatihan di dalam dan luar negeri, antara lain yang di adakan oleh: Arizona State university USA, ATI-Edmonto, Canada, dan Siemens-Munich West Germany. Sebagai direktur sebuah training organizer dan konsultan di bidang management, beliau juga aktif memberikan training-training untuk Operation Management, Purchashing, Production, Logistic & Supply Chain Management, Business & Financial Management, dan lain – lain. Beliau juga memberikan mata kuliah untuk Logistic & Supply Chain Management dan Financial Management di program Pasca Sarjana Fakultas Teknik Industri Universitas Pasundan Bandung

PRACTICAL BUDGETING TECHNIQUES

Workshop
PRACTICAL
BUDGETING TECHNIQUES


Seminar/Conference Description


Budget merupakan rencana terinci yang diekspresikan dengan ukuran kuantitatif yang mampu menjelaskan bagaimana suatu perusahaan akan mendapatkan dan menggunakan sumber-sumber yang ada untuk suatu periode tertentu. Definisi di atas menggambarkan betapa pentingnya peranan budgeting dalam kehidupan sebuah perusahaan. Seminar ini dirancang untuk memberikan penjelasan terinci dan mendalam tentang konsep budgeting. Penyajian materi dilakukan dengan case method sehingga mudah dipahami oleh peserta yang hadir. Seminar ini sangat penting bagi para eksekutif perusahaan yang sedang sibuk melakukan perencanaan jangka pendek dan jangka panjang.

Outline Seminar :

1. Laporan keuangan perusahaan
2. Budgeting dan perencanaan keuangan
3. Standar Costing, Variance Analysis and Kaizen Costing
4. Flexible Budget dan Overhead Cost Management.
5. Activity-Based Budgeting (ABB)
6. Konsep Net Present Value , Internal Rate of Return dan Capital Budgeting.
7. Teknik Peramalan (Forecasting).
8. Teknik penyusunan Proforma Financial Statement

Anda seharusnya hadir, jika anda:
• Penyusun Rencana Jangka Panjang dan Rencana Tahunan perusahaan.
• Manajer/staf Anggaran.
• Auditor/Pengawas Internal
• Manajer/staf keuangan.
• Manajer/staf akuntansi
• Manajer/staf Pemasaran
• Manajer/staf Operasi/produksi
• Manajer/staf Sistem dan Teknologi Informasi
• Manajer/staf Penelitian dan Pengembangan



Ir. Asep Saefulbachri, MBA., MM.
Beliau mendapatkan gelar MBA-nya dari Asian Institute of Management pada tahun 1992 dan Magister Management dari sekolah Tinggi Manajemen Bandung (telkom) pada tahun 1996. Lulusan Teknik Industri ITB pada tahun 1981 ini mengikuti banyak training & pelatihan di dalam dan luar negeri, antara lain yang di adakan oleh: Arizona State university USA, ATI-Edmonto, Canada, dan Siemens-Munich West Germany. Sebagai direktur sebuah training organizer dan konsultan di bidang management, beliau juga aktif memberikan training-training untuk Operation Management, Purchashing, Production, Logistic & Supply Chain Management, Business & Financial Management, dan lain – lain. Beliau juga memberikan mata kuliah untuk Logistic & Supply Chain Management dan Financial Management di program Pasca Sarjana Fakultas Teknik Industri Universitas Pasundan Bandung

TRAINING BEHAVIORAL BASIC CONCEPT

TRAINING
BEHAVIORAL BASIC CONCEPT


Latar Belakang

Setiap orang, akan selalu memanfaatkan pikiran-perasaan dalam pemecahan masalahnya. Pemanfaatan pikiran-perasaan yang berfungsi sebagai pengolah masalah, akan selalu dilandasi dan dilatar belakangi pengetahuan–pengalaman. Inilah yang kami maksud dengan TFP (Thinking-Feeling Processing) di atas.

TFP (Thinking-Feeling Processing) adalah konsep yang kami kembangkan untuk memahami dengan baik berbagai persoalan menyangkut tingkah laku manusia. Bagaimana mengubah dan membentuk sikap dan tingkah laku manusia merupakan pokok bahasan yang perlu kita pahami.

TFP Concept sangat berguna dalam menangani berbagai masalah menyangkut perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia. Pemanfaatannya akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas pekerjaan terkait.

Bidang terapan TFP Concept diantaranya :
Kepemimpinan ; bagaimana mengendalikan diri untuk mengendalikan bawahan,
Pemasaran ; bagaimana membuat pasar yang belum kenal akhirnya loyal
Penjualan ; bagaimana membuat calon pelanggan menjadi pelanggan setia
Kerjasama ; bagaimana menyelaraskan sikap dan membangun sinergi kerjasama
Komunikasi ; bagaimana membangun kelancaran dan keseimbangan komunikasi

Merupakan konsep mendasar yang perlu dikuasai dan dapat digunakan dalam penanganan berbagai bidang persoalan yang berkaitan dengan proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia.

Penguasaan konsep perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia ini, akan membuat pengetahuan yang kita kuasai jadi lebih efektif dan lebih efisien.

Penguasaan konsep dasar mengenai tingkah laku manusia di atas akan melandasi :
• Peningkatan keterampilan komunikasi
• Kemampuan menjadi pemimpin yang baik dan efektif
• Merancang kegiatan pemasaran yang lebih terarah dan efektif
• Peningkatan keterampilan menjual
• Pengembangan kemampuan melaksanakan kerjasama
• Melaksanakan dan menangani Coaching & Counseling
• Dan banyak lagi lainnya


Tujuan dan Manfaat
Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta dapat :
• Memahami dan menghayati adanya lima tingkat motif bawa-an yang akan selalu diproyeksikan menjadi tujuan.


• Memahami dan menghayati lahirnya lima tingkat kepentingan / masalah / persoalan sebagai konsekuensi dari adanya tujuan.
• Memahami dan menghayati fungsi dan peran pengetahuan-pengalaman dalam pemecahan masalah untuk mencapai tujuan
• Memahami dan menghayati isi pengetahuan-pengalaman yang dimiliki setiap orang
• Memahami dan menghayati fungsi dan peran pikiran-perasaan dalam pemecahan masalah untuk mencapai tujuan
• Memahami dan menghayati aspek pembentuk sikap dan ting-kah laku manusia
• Memahami dan menghayati langkah-langkah proses perubah-an dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia serta tuntutan dari setiap langkah yang menyertainya.
• Memahami dan menghayati keterkaitan sikap dan motivasi seseorang serta pemahaman dimensi motivasi (antara + 1 sampai dengan – 1) sebagai tanggapan sikap atas situasi atau obyek yang dihadapinya.
• Dapat memanfaatkan dan mengembangkan penerapan konsep dasar mengenai tingkah laku manusia (TFP as a Behavioral Basic Concept) di berbagai bidang terapannya sesuai dengan tuntutan tugas pekerjaan.
• Mampu meningkatkan kemampuan mengubah dan membentuk sikap dan tingkah laku manusia yang dituju


Metode Penyajian

Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta, dan demi efektivitas pelaksanaan pelatihan, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Simulasi pemahaman perubahan sikap dan tingkah laku
3. Diskusi interaktif
4. Game motivasi
5. Refleksi diri dalam perubahan sikap dan tingkah laku


Catatan Materi Pelatihan

Konsep dasar materi pelatihan menyangkut proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia yang dapat diterap-kan dalam berbagai bidang tugas pekerjaan. Materi pelatihan bersifat original yang kami kembangkan atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.


Peserta

Setiap karyawan yang berkaitan dengan masalah sikap dan tingkah laku manusia dari berbagai bidang pada setiap tingkatan


Waktu Pelaksanaan

Pelatihan diselenggara-kan selama 6 (enam) jam efektif dalam 1 (satu) hari pertemuan.




Instruktur

Drs. Moch.Husni, MBA
Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana. Dalam aktivitas sebagai marketing manager telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT Concept kebidang pekerjaan yang di emban, menyangkut Pemasaran, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.


Penyelenggara
PRIMA CONSULTING GROUP
Jl. Gandaria III No.5A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: ( 021) 7245023, Fax :(021) 7245037
E-mail : primaaut@cbn.net.id
www.primaconsultinggroup.blogspot.com



Jadwal Acara


Waktu Materi
Sesi 1
09.00 – 10.30 Bidang terapan konsep perubahan tingkah laku
- Manfaat konsep perubahan tingkah laku
- Perkenalan dari fasilitator
- Lima tingkat motif bawaan dan tujuan hidup
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Lima tingkat kepentingan manusia
- Pengetahuan-pengalaman modal dasar manusia
- Kedudukan pengetahuan-pengalaman
- Isi pengetahuan-pengalaman
- Peran / fungsi pikiran-perasaan
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Model dinamis motif dan motivasi
- Peningkatan motivasi berprestasi
- Keluasan dan kedalaman pengetahuan-pengalaman
- Kecenderungan tingkah laku manusia dari sudut pandang sikap dan tingkah laku

14.45 – 15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia
- Tuntutan tahapan dalam proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia
- Pemenuhan tuntutan proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia.

16.30 Penutupan

TRAINING ACHIEVING TOP PERFORMANCE (MERAIH PUNCAK PRESTASI)

TRAINING
ACHIEVING TOP PERFORMANCE
(MERAIH PUNCAK PRESTASI)



Latar Belakang

1. Seseorang yang baru masuk ke dalam suatu perusahaan (juga bagi karyawan lama) minimal dia harus mampu menyesuaikan diri dengan nilai ekonomi yang dianut lembaga usaha bersangkutan. Azas guna-manfaat, untung-rugi, efisiensi dan efektivitas perlu dijadikan pegangan. Disamping itu, mereka harus pula menyesuaikan diri dengan nilai-nilai luhur demi keberhasilan jangka panjang dimanapun mereka berada.
2. Mereka yang diterima di dalam suatu perusahaan, akan ditempatkan pada posisi/ jabatan tertentu. Dengan demikian, diharapkan mereka memiliki kemampuan teknis yang berkaitan dengan tugas pekerjaannya.
3. Dalam kedudukannya, mereka terbebani tugas dan tanggung jawab yang harus dipenuhi. Untuk menjamin pemenuhan tanggung jawab, diharapkan mereka memiliki kemampuan metodologis yang memadai.
4. Pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan akan melibatkan semua pihak terkait. Dengan demikian, mereka diharapkan memiliki kemampuan kerjasama dalam dan antar bagian, juga dengan organisasi lain terkait.

Keempat bidang pengembangan kemampuan dasar ini perlu dilandasi dan disertai dengan pengembangan sikap dan peningkatan motivasi.

Dari kesemuanya ini, peningkatan prestasi karyawan demi kemajuan perusahaan, dapat lebih diharapkan.

Tujuan dan Manfaat

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta dapat :
• Meningkatkan kemauan dalam diri untuk bekerja dengan penuh kesungguhan
• Dengan dorongan sikap dan motivasi yang dikembangkannya, peserta memiliki kesediaan untuk meningkatkan terus keempat kemampuan dasarnya
• Dapat dan mau memberi dukungan penuh pada usaha pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan
• Dapat dan mampu menjadi pendorong terciptanya sinergi kerjasama

Metode Penyajian
Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta, dan demi efektivitas pelaksanaan pelatihan, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
• Pemaparan singkat konsep bahasan
• Pendalaman penghayatan melalui permainan (full games)
• Diskusi interaktif dan diskusi antar peserta
• Simulasi proses perubahan sikap
• Pendalaman penghayatan
• Pelepasan faktor penghambat pengembangan diri
• Menghimpun kekuatan untuk meraih puncak prestasi


Catatan Materi Pelatihan
Materi pelatihan kami himpun dan kami kembangkan atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.
Konsep dasar materi pelatihan menyangkut pengembangan sikap dan peningkatan motivasi berprestasi dengan metode berkembang bersama, berperan setara, kami bertindak sebagai fasilitator dalam penyajian games dan pembahasannya.


Peserta
Semua karyawan dari berbagai bagian pada setiap tingkatan.


Waktu Pelaksanaan
Pelatihan dilaksanakan selama 8 (delapan) jam efektif dalam 1 (satu) hari pertemuan

Instruktur
Drs. Moch.Husni, MBA
Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana. Dalam aktivitas sebagai marketing manager telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT Concept kebidang pekerjaan yang di emban, menyangkut Pemasaran, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.

Penyelenggara
PRIMA CONSULTING GROUP
Jl. Gandaria III No.5A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: ( 021) 7245023, Fax :(021) 7245037
E-mail : primaaut@cbn.net.id
www.primaconsultinggroup.blogspot.com



Jadwal Acara



Waktu Materi
Sesi 1
09.00 – 10.30 Tujuan mengubah kualitas hidup mendatang
- Persoalan sebagai pedoman arah
- Bidang pengembangan dan tujuan pelatihan
- Perkenalan dari fasilitator
- Perumusan fondasi keberhasilan jangka panjang
- Langkah pokok pelaksanaan tugas pekerjaan
- Peluang perbaikan atas langkah kerja
- Pihak yang merasakan manfaat kerja
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Tingkat kematangan belajar
- Pengembangan kemampuan metodologis
- Langkah kerja sistematis
- Keterlibatan pikiran-perasaan dan lompatan hasil
- Berpikir sintesa-analisa dan antisipatif
- Langkah pokok pelaksanaan tugas
- Peluang perbaikan pelaksanaan tugas
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Peningkatan motivasi dan tantangan dihadapi
- Peningkatan prestasi kolektif
- Kesediaan kerjasama suatu pilihan
- Pernyataan dukungan kesediaan kerjasama
- Masalah teknis dan variabel manusia
14.45 – 15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Mengenal diri dan orang lain
- Penulisan umpan balik positif
- Dari hati ke hati antar peserta
- Kekuatan diri yang berkelimpahan
- Rangkuman dinyatakan dalam bentuk :
- Pelepasan faktor penghambat
- Menghimpun kekuatan meraih puncak prestasi
16.30 Penutupan

TRAINING MARKETING : Step by Step


TRAINING
MARKETING : Step by Step


Latar Belakang

Apapun jenis dan merek produk yang kita pasarkan, yang harus kita pengaruhi adalah manusia yang berkepentingan terhadap produk kita.

Marketers mengatakannya dengan sebutan pasar atau lebih tajam lagi dinyatakan sebagai pasar sasaran (target market).

Persoalan mendasar : Apanya dari pasar yang harus kita perhatikan dan kita pengaruhi?.

Sejalan dengan tugas pemasaran, yang harus kita pengaruhi adalah tingkah laku pasar melalui usaha yang selaras dengan proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku pasar tersebut. Tanpa pemahaman yang baik mengenai proses perubahan dan pem-bentukan sikap dan tingkah laku pasar, kegiatan pemasaran yang kita rancang dan kita laksanakan bisa jadi bersifat trial & error. Bahkan bisa juga rancangan dan kegiatan pemasaran kita jadi melawan arus.

Dengan demikian, efisiensi dan efektivitas pemasaran yang kita laksana-kan akan jadi kurang memadai. Akibatnya, penghamburan danapun tak terelakkan. Tentunya, hal ini sangat tidak diharapkan.


Tujuan dan Manfaat
Melalui diskusi intensif dan loka-karya TFP on Marketing (Marketing : Step by step) ini, diharapkan para peserta dapat :
• Merumuskan dasar orientasi bisnis dan pemasaran berdasarkan tujuan pasar sasaran sebagai bentuk proyeksi motif bawaan.
• Menggali potential customer’s insight untuk menetapkan positioning atas dasar tujuan pasar sasaran sebagai turunan motif bawaan pasar.
• Memahami kedudukan produk dalam rangkaian kepentingan pasar untuk mengenal ciri dan sifat bisnis yang dimasuki.
• Memahami kedudukan produk serta gambaran kepentingan pasar dalam dinamika motif dan motivasi pasar.
• Menguasai metode berpikir yang benar dan terarah dalam meran-cang dan melaksanakan kegiatan pemasaran terpadu.
• Memahami dan memenuhi tuntutan setiap tahap perubahan sikap dan tingkah laku pasar dalam kaitannya dengan perancangan dan pelaksanaan kegiatan pemasaran terpadu.


Metode Penyajian
Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta demi efektivitas pelaksanaan diskusi dan loka karya, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Diskusi intensif mengenai pokok bahasan
3. Loka karya (penerapan konsep) langkah demi langkah

Dengan demikian, para peserta dapat langsung memiliki keteram-pilan dalam perancangan dan pelaksanaan kegiatan pemasaran terpadu yang lebih efektif dan lebih efisien, untuk menjamin keung-gulan bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya.


Catatan Materi Pelatihan
Materi diskusi dan loka karya bersifat original yang kami kembang-kan atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.
Konsep dasar materi diskusi dan loka karya menyangkut kerangka pemahaman mengenai masalah sikap dan tingkah laku manusia yang diterapkan dalam bidang pemasaran.
Konsep dasar ini dapat dimanfaatkan untuk analisa dan pedoman dalam penyusunan iklan (TVComercial, Radio Spot dll.)


Peserta
Tenaga dari dan dalam jajaran pemasaran (marketing management, product management, distribution/sales management)


Waktu Pelaksanaan

• Diskusi intensif dan loka karya ini dilaksanakan efektif dalam 2 (dua) hari pertemuan.
• Dapat pula dilaksanakan dalam bentuk bimbingan intensif seminggu sekali atau seminggu dua kali pertemuan @ 2 jam, sampai dengan peserta benar-benar mampu menerapkannya.
• Selain itu, kami tidak hanya memberikan bimbingan, kami dapat memberikan pendampingan dalam penyusunan materi promosi dan penataan pendistribusian produk.
• Apa yang kami lakukan pada akhirnya dapat dilaksanakan oleh peserta diskusi/loka karya, bimbingan, atau peserta pendampingan. Perusahaanpun mendapatkan tenaga mandiri yang memiliki konsep ilmiah yang bersifat praktis.

Instruktur
Drs. Moch.Husni, MBA
Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana. Dalam aktivitas sebagai marketing manager telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT Concept kebidang pekerjaan yang di emban, menyangkut Pemasaran, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.


Penyelenggara
PRIMA CONSULTING GROUP
Jl. Gandaria III No.5A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: ( 021) 7245023, Fax :(021) 7245037
E-mail : primaaut@cbn.net.id
www.primaconsultinggroup.blogspot.com


Jadwal Acara


Waktu Materi
Hari Pertama
Sesi 1
09.00 – 10.30 Perumusan dasar orientasi bisnis dan pemasaran berdasarkan tujuan pasar sasaran sebagai bentuk proyeksi motif bawaan.

10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Perumusan potential customer’s insight untuk menetapkan positioning atas dasar tujuan pasar sasaran sebagai turunan motif bawaan pasar.

12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Kedudukan produk dalam rangkaian kepentingan pasar untuk mema-hami ciri dan sifat bisnis yang ditangani.

Hari Kedua
Sesi 1
09.00 – 10.30 Pemahaman kedudukan produk serta gambaran kepentingan pasar dalam dinamika motif dan motivasi pasar.

10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Penguasaan metode berpikir dalam merancang dan melaksanakan kegiatan pemasaran (terutama dalam pembuatan iklan).

12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Pemahaman dan pemenuhan tuntutan setiap tahap perubahan sikap dan tingkah laku pasar dalam kaitannya dengan perancangan dan pelaksanaan kegiatan pemasaran di setiap aspek terkait.

14.45 – 15.00 Break
15.00 Penutupan