Monday, October 5, 2009

WORKSHOP PENINGKATAN PROFESIONALITAS SEKRETARIS DEKOM SERTA PEMBINAAN HUBUNGAN YANG HARMONIS DAN PRODUKTIF ANTARA SEKRETARIS DEKOM DGN DEKOM

Latar Belakang
Sesuai dengan pasal 108 jo ps 114 undang undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007, tugas Dewan Komisaris bertanggung jawab atas pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya perusahaan pada umumnya, baik mengenai Perseroan maupun usaha perseroan dan memberikan nasihat kepada Direksi. Disamping itu setiap anggota komisaris wajib dengan itikad baik, kehati hatian dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pengawasan, dan pemberian nasihat kepada Direksi. Dalam pasal 121 disebutkan Dewan Komisaris dapat membentuk Komite yang anggotanya seorang atau lebih adalah anggota Dewan Komisaris.

Didalam PBI No. 8/4/PBI/2006 dan PBI NO. 8/14/PBI/2006 yang merupakan arahan tentang pelaksanaan Good Corporate Governance, tugas Dewan Komisaris dibantu oleh 3 komite yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan Nominasi. Karena meningkatnya tugas Komisaris dan lebih besarnya kelengkapan organisasi yang mendukungnya maka pengelolaan tugas operasional selayaknya dibantu oleh sekretaris Dekom yang mempunyai wawasan yang dapat mengimbangi Dewan Komisaris dan mempunyai keterampilan didalam pengorganisasian masalah operasional yang dijalankan oleh Dewan Komisaris.

Untuk itu Sekretaris Dewan Komisaris atau siapapun yang melakukan pengelolaan administrasi operasional Dewan Komisaris harus mempunyai pengetahuan yang mencukupi dibidang undang undang dan peraturan lain yang berhubungan dengan Dewan Komisaris, tugas dan wewenang komite komite dibawahnya serta punya pengetahuan Administrasi, komunikasi serta managerial skill yang dibutuhkan.

Tujuan dan Manfaat Workshop
Untuk meningkatkan professionalitas sekretaris Dekom sehingga dapat membantu Dewan Komisaris secara tepat guna didalam mengelola tugas Dewan Komisaris sehingga dapat memenuhi kewajiban dan tugas Dekom sesuai dengan Undang undang PT dan prinsip kehati hatian yang tertuang didalam PBI No. 8/4/BBI/2006 dan PBI No. 8/14/PBI/2006 serta prinsip kehati hatian sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance lainnya.

Peserta
Untuk siapa workshop ini diperuntukkan :
1. Sekretaris Dewan Komisaris
2. Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi
3. Pihak pihak yang mendapat beban pengelolaan administrasi Dewan Komisaris

Waktu Pelaksanaan
Hari : Kamis & Jumat
Tanggal : 29 & 30 Oktober 2009
Pukul : 08.30 - 16.00 WIB
Tempat : Hotel RedTop
Jl. Pecenongan No. 72, Jakarta Pusat

Jadwal
Kamis, 29 Oktober 2009
08.30 – 08.45 Register Peserta
08.45 – 09.00 Pembukaan Oleh Chairman Prima Consulting
Sesi 1
09.00 – 10.30 Tugas Komisaris Sesuai dengan Undang Undang PT
oleh Sutito, SH, MH - Advokat/Auditor Hukum, Managing Partner SGS
Consulting Law Office, Dosen Pascasarjana UGM
10.30 – 10.45 Coffee Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Apa yang dikehendaki oleh Komisaris terhadap sekretaris Dewan
Komisaris
oleh DR. Aviliani - Komisaris Independent Bank BRI
12.15 – 13.15 Lunch
Sesi 3
13.15 – 14.45 Management komite komite dibawah Dewan Komisaris; tugas, wewenang
dan mekanismenya
oleh Drs. Noor Ilham - Komisaris Utama, Bank Syariah Mandiri Periode
2003 s/d 2008
16.15 – 16.30 Coffee Break
Jumat, 30 Oktober 2009
Sesi 1
08.30 – 10.00 Kesekretariatan Untuk Sekretaris Dekom
oleh Nani Nuraeni, S.Sos - Penulis & Staf Pengajar pada Akademi
Sekretaris
10.00 – 10.15 Coffee Break
Sesi 2
10.15 – 11.45 Management Kesekretariatan Dewan Komisaris Dalam Praktek
(Diskusi Panel)
oleh Awan Avianto, SE, Akt - Sekretaris Dekom Bank Syariah Mandiri
Ir. Teguh Budi Santoso - Sekretaris Dekom Bank Syariah Mandiri
Periode 2005 - 2008
11.45 Penutupan dilanjutkan makan siang


SYARAT RESERVASI
Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954

Friday, September 11, 2009

WORKSHOP MEMILIH AUDITOR INDEPENDEN & MENGEVALUASI PELAKSANAAN AUDIT KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)

Latar Belakang
Pelaksanaan GCG saat ini merupakan suatu keharusan baik di BUMN, BUMD, Perusahaan Publik. Dalam hubungan ini, peran Dewan Komisaris beserta komite-komitenya sangat besar perannya untuk keberhasilan pelaksanaan GCG tersebut.
Komite Audit sebagai komitenya Dewan Komisaris, salah satu tujuan utamanya adalah melakukan review proses pelaksanaan audit independen, termasuk mengusulkan penunjukan dan evaluasi kinerja Auditor Independen disamping tujuan lainnya seperti ;
• Mengawasi Proses Pelaporan Keuangan untuk meyakinkan terdapat keseimbangan
antara Keterbukaan (transparency) dan Integiritas informasi keuangan yang
diterbitkan.
• Review efektivitas Sistim Pengendalian Intern dan Sistim Manajemen Risiko
Perusahaan
• Review efektivitas Fungsi Audit Intern (internal audit);
• Review proses monitoring kepatuhan perusahaan terhadap hukum dan perundang-
undangan yang berpengaruh kepada pelaporan keuangan, termasuk Pedoman Perilaku
Bisnis (code of business conduct).


Dalam lingkup kerjanya, Perhatian Utama Komite Audit meliputi scope yang luas :
• Pelaporan keuangan; Kelayakan dari kebijakan akuntansi, Kewajiban pengungkapan
(Disclosure), Kewajaran dan keseimbangan analisis pembahasan manajemen / review
operasional
• Audit external (independen) ; Penunjukan dan honorarium, Lingkup pekerjaan,
Independensi, Temuan audit yang signifikan/ rekomendasi, Kinerja auditor extern
• Manajemen risiko & pengendalian intern ; Pemahaman atas area risiko utama/kunci,
Efektivitas pengendalian, Risiko kecurangan (Fraud )
• Audit intern; Kewenangan tugas (charter) dan sumber daya, Lingkup pekerjaan,
Efektivitas audit intern, Respon terhadap rekomendasi audit intern
• Memelihara & mengukur efektivitas; Kebutuhan pelatihan, Memelihara kemampuan,
membaca keuangan (financial literacy),Evaluasi kinerja tahunan komite audit
• Komunikasi & pelaporan ; Hubungan dengan manajemen, Membaharui & rekomendasi
kepada Komisaris, Laporan kepada komisaris dan pemegang saham

• Hal-hal yang berkaitan dengan peraturan, kepatuhan dan etik; Efektivitas dari
sistim untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan Pedoman
perilaku/etika, Whistleblowing .

Banyak problem yang dihadapi oleh Dewan Komisaris dan Komite Audit dalam melaksanakan tugasnya, termasuk yang berkaitan dengan Auditor Independen atau Kantor Akuntan Publik, baik dalam tata cara pemilihan maupun dalam pelaksanaan kerjanya.


Tujuan
Workshop ini membahas terutama topik tersebut tentang bagaimana memilih auditor independen & mengevaluasi pelaksanaan audit kantor Akuntan Publik (KAP). Diharapkan peserta memahami aplikasi yang terbaik serta sejalan dengan ketentuan yang berlaku dari sudut : GCG , Kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan dan Kesesuaian dengan Prinsip Akuntansi yang berlaku Umum .

Peserta
• Dewan Komisaris
• Ketua Komite Audit
• Anggota Komite Audit
• Satuan Kerja Audit Intern (SKAI)
• Satuan Pengawas Intern (SPI)
• Divisi Akuntansi
• Divisi Manajemen Risiko
• Divisi Kepatuhan (Compliance)

Waktu Pelaksanaan
Rencana penyelenggaraan Workshop tersebut adalah sebagai berikut :
Hari : Rabu & Kamis
Tanggal : 14 & 15 Oktober 2009
Pukul : 08.30 - selesai
Tempat : Hotel Millennium Sirih – Jl. Fachrudin No. 3 , Jakarta Pusat

Penyelenggara
PRIMA CONSULTING GROUP
Alamat : Jl. Kerinci VIII/1b, Singgalang, Taman Puring, Keb – Baru, Jakarta
Phone : (021) 72797407, Fax : (021) 72797407
E-mail : primaaut@cbn.net.id , consulting.prima@yahoo.com
Blogspot: www.primaconsultinggroup.blogspot.com


Jadwal Acara

Rabu, 14 Oktober 2009
Sesi 1 / 09.00 – 10.30
Memilih Auditor Independen ( External Auditor) ; Tata cara, prosedur dan pertimbangan-pertimbangan pemilihan . Penunjukan dan honorarium, Lingkup pekerjaan, Independensi, Pertimbangan Manajemen, Dekom dan Komite Audit.
Pembicara : Sriyadi, MM.,BAP.,BKP - Partner Kantor Akuntan Publik (KAP) Weddie Andriyanto & Rekan

11.00– 11.15 Coffee Break

Sesi 2 / 11.15 – 12.30
Problematik Hubungan Komite Audit dan Auditor Independen Pelaksanaan pemilihan dan pelaksanaan kerja.Temuan audit yang signifikan/ rekomendasi, Kinerja auditor extern
Pembicara : Drs. Kasmadi Adrianto - Komite Audit Bank BUMN, Mantan pejabat pengawasan Bank Indonesia

12.30 – 13.30 Lunch

Sesi 3 / 13.30 – 15.00
Lanjutan……………..

Kamis, 15 Oktober 2009
Sesi 1 / 09.00 – 10.30
Evaluasi Pelaksanaan Audit Kantor Akuntan Publik
Pembicara : DR. Cris Kuntadi,MM.,CPA - BPK RI

10.30 – 10.45 Coffee Break

Sesi 2 / 10.45 – 12.15
Review dan tindak lanjut Komite Audit terhadap Pelaporan Keuangan Auditor Independen, Kelayakan dari kebijakan akuntansi , Kewajiban pengungkapan
(Disclosure ), Kewajaran dan keseimbangan analisis pembahasan manajemen / review operasional
Pembicara : Bank Indonesia



RESERVASI

Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954

Monday, September 7, 2009

WORKSHOP ANALISIS CHARACTER UNTUK ACCOUNT OFFICER

Pendahuluan
Sebagaimana kita ketahui bahwa pendekatan analisis kredit pada umumnya menggunakan konsep 5C yaitu : Character, Capital, Capacity, Collateral dan Condition of Economy. Namun C yang pertama yaitu Character amat dangkal analisisnya ketimbang 4C hal ini akibat sedikitnya pengetahuan yang dimiliki oleh para analis kredit untuk mengakses kedalaman pengenalan Character seorang nasabah,. Workshop ini akan membedah lebih mendalam bagaimana seorang analis kredit menganalisa Character seorang nasabah/ calon nasabah kredit, karena baik dari penggunaan kredit sampai dengan pelunasan kredit akan sangat tergantung juga pada character debitur tersebut.
Workshop ini akan mengetengahkan betapa analisis kredit perbankan dari pendekatan analisis psikologi/ character tidak kalah pentingnya dan justru lebih menambah keamanan pemberian kredit karena dampak risiko character yang telah terditeksi secara psychologi secara dini. Dengan demikian kerugian bank dapat diminimalisir, dibanding pendekatan analisis kredit tradisional tanpa menganalisa aspek character secara mendalam.
Workshop ini juga akan mengetengahkan jurus-jurus analisis psikologis/ character yang perlu dilaksanakan sehingga analisis kredit akan lebih berbobot lagi.


Latar Belakang

Sekalipun konsep 5C adalah konsep standar analisis kredit dan telah dipergunakan selama bertahun-tahun, namun C yang pertama yaitu Character karena kurangnya informasi untuk mengakses menjadi kurang tercerna. Berbeda dengan Capital, Capacity, Collateral dan Condition of Economy dengan relative terbaca dari laporan keuangan maupun sumber tertulis lainnya.
Semenjak bertahun-tahun analisis kredit khusus untuk analisis faktor psikologis/ character menjadi terabaikan.
Tetapi sebetulnya sekarang ini masalah analisis kredit dari sisi psikologis/ character tidaklah sesulit masa lalu, karena sudah dapat dirumuskan perangkat analisisnya. Banyak hal yang positip yang dapat digali dan yang menjanjikan sebagai solusi dari risiko yang tadinya tersembunyi dibelakang faktor psikologis/ character yang akan memberikan tambahan rasa aman bagi kalangan perbankan, bahwa pemberian kredit dengan pendalaman yang wajar dari faktor psikologis/ character itu adalah sesuatu yang memberikan nilai tambah untuk kesempurnaan analisis kredit.

Tujuan dan Manfaat Workshop
Workshop ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah atas kualitas analisis kredit dengan memberikan perangkat/ tools untuk menggali masalah di seputar analisis psikologis/ character nasabah/ calon nasabah kredit, dan berupaya menjelaskan bahwa analisis psikologis bukanlah sesuatu yang sulit untuk dicerna dan tidaklah cukup beralasan untuk hanya memberikan ulasan psikologis/ character nasabah sekedarnya saja malahan sekarang analisis kredit dari sudut psikologis adalah sesuatu yang dimungkinkan sejalan dengan konsep 5C yang berimbang.
Pada akhirnya, analis kredit Bank tentu menginginkan :
• Dapat bekerja lebih professional lagi dengan memberikan analisis 5C yang
berimban
• Dapat memastikan bahwa semua aktivitas pemberian kredit bank khusus dari sudut
analisis risiko psikologis/ character cukup terakses dengan baik dan ketentuan -
ketentuan umum manajemen risiko perkreditan menjadi dipenuhi.

Waktu Pelaksanaan
Hari : Rabu & Kamis
Tanggal : 7 & 8 Oktober 2009
Pukul : 08.00 – 16.00 Wib
Tempat : Hotel RedTop, Jl. Pecenongan No. 72, Jakarta

Instruktur
Workshop ini akan disajikan oleh :
• Dra. Lukna Harini, Psikolog & Senior Consultant
• Drs. Moch. Husni, MBA, Psikolog & Senior Consultant
• Pejabat Kredit Bank BUMN

Metode Penyajian
1. Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta demi efektivitas pelaksanaan
pelatihan, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
2. Pemaparan singkat konsep bahasan
3. Diskusi interaktif dan diskusi antar peserta
4. Simulasi dan role play
5. Latihan

Peserta
Kabag Kredit, AO Kredit, Risk Officer dan SKAI Bank-Bank BUMN, Bank-Bank BPD, dan Bank-Bank Swasta.

JADWAL
Rabu, 7 Oktober 2009
09.00 – 10.30 Kedudukan 5C dalam analisa kredit dan Memahami Peran
Characternya - Pejabat Kredit Bank BUMN
10.30 – 10.45 Coffee Break
10.45 – 12.15 Memahami Personality Plus : untuk memperlancar proseskomunikasi -
Dra. Lukna Harini, Psikolog & Senior Consultant
12.15 – 13.15 Lunch
13.15 – 14.45 Penerapan konsep Personality Plus Teknik Interview Manager
Relationship/Account Officer terhadap Nasabah/ Calon Nasabah,
Probing Anamnese dan Riwayat Hidup Interviewee - Dra. Lukna Harini
14.45 – 15.00 Coffee Break
15.00 – 16.30 Latihan menyusun pertanyaan Dan Menafsirkan Quest Instruktur Untuk
Nasabah/ Calon Nasabah Anda - Drs. Moch. Husni, MBA,Psikolog &
Senior Consultant

Kamis, 8 Oktober 2009
09.00 – 10.30 Role Play Interview dan observasi dan menerima bahasa tubuh dalam
komunikasi - Drs. Moch. Husni, MBA , Psikolog & Senior Consultant
10.30 – 10.45 Break
10.45 – 12.15 Role Play (Lanjutan)
12.15 – 13.15 Lunch


SYARAT RESERVASI

Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954

Tuesday, July 28, 2009

WORKSHOP PENINGKATAN PROFESIONALITAS SEKRETARIS DIREKSI

LATAR BELAKANG
Pada zaman seperti sekarang ini Sekretaris merupakan suatu profesi yang tidak dipandang remeh. Profesi ini memiliki masa depan cerah. Walaupun perkembangan teknologi semakin berkembang dan alat alat perkantoran canggih yang dapat menggantikan fungsi sekretaris terus diperkenalkan setiap saat, “sentuhan” tangan terampil dan buah pikiran cerdas seorang sekretaris tetap diperlukan sampai kapanpun.

Eksistensi dan fungsi sekretaris tidaklah sekedar pihak yang membantu pimpinan saja. Sekretaris saat ini merupakan subjek penting dalam sebuah perusahaan / organisasi.

Selain membantu kelancaran pelaksanaan tugas pimpinan sekretaris juga bertindak sebagai duta perusahaan baik dalam berhubungan dengan klien perusahaan maupun dengan masyarakat umum yang berhubungan dengan kepentingan perusahaan. Ketika berhadapan dengan klien, seorang sekretaris tidak hanya bertindak mewakili pribadinya, tetapi merupakan wakil perusahaan. Saat mengikuti kegiatan dengan klien, penampilan harus dijaga dengan benar, jangan sampai ketidakpantasan dalam berpenampilan akan menurunkan citra perusahaan.

Seorang Sekretaris Direksi hendaknya dapat menunjang aktifitas Direksi karena peran Direksi sangat menentukan didalam kemajuan perusahaan dan pencapaian tujuan perusahaan.
Untuk itu Sekretaris Direksi perlu dibekali dengan pengetahuan :
• Undang undang Perseroan Terbatas tentang tugas dan wewenang Direksi
• Pengetahuan kesekretariatan
• Pengetahuan, pengorganisasian dan komunikasi karena fungsi Sekretaris yang
merupakan perantara antar pihak Direksi dengan pihak luar, maupun Direksi dengan
pejabat-pejabat intern.
• Pengetahuan mengenai masalah etika pergaulan karena Direksi yang sering melalui
Sekretaris berhubungan dengan orang-orang yang penting didalam organisasi
• Pengetahuan Adi Busana agar penampilan sekretaris selalu dalam keadaan menarik.

TUJUAN DAN MANFAAT
Untuk meningkatkan professionalitas Sekretaris Direksi sehingga dapat membantu tugas tugas Direksi didalam menjalankan perusahaan. Selain itu menambah wawasan serta pengetahuan sekretaris agar dapat menunjang kinerja profesionalnya.

PESERTA
Untuk siapa workshop ini diperuntukkan :
Sekretaris Direksi, Sekretaris General Manager dan setingkat, serta pejabat pejabat didalam Biro Direksi dan pejabat dibawah Corporate Secretary pada Bank BUMN maupun Bank Swasta, BUMN, serta perusahaan swasta.

WAKTU PELAKSANAAN
Hari : Rabu & Kamis
Tanggal : 19 & 20 Agustus 2009
Pukul : 08.30 - 16.00 WIB
Tempat : Hotel RedTop
Jl. Pecenongan No. 72, Jakarta

JADWAL

Rabu, 19 Agustus 2009
08.30 – 08.45 Register Peserta
08.45 – 09.00 Pembukaan Oleh Chairman Prima Consulting
Sesi 1
09.00 – 10.30 Tugas dan Wewenang Direksi Sesuai Undang Undang No. 40/2006
oleh Sutito, SH, MH - Advokat/Auditor Hukum, Managing Partner SGS
Consulting Law Office, Dosen Pascasarjana UGM
10.30 – 10.45 Coffee Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Panduan Menjadi Sekretaris Profesional
oleh Nani Nuraeni, S.Sos , Penulis & Staf Pengajar Akademi Sekretaris
12.15 – 13.15 Lunch
Sesi 3
13.15 – 14.45 Komunikasi Efektif untuk Sekretaris Direksi
Magdalena Wenas, MA - Konsultan Komunikasi
14.45 – 15.00 Coffee Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Etika Pergaulan untuk Sekretaris Direksi
oleh Ir. Ellen Tendean - Senior Trainer pada John Robert Power
Kamis, 20 Agustus 2009
Sesi 1
09.00 – 10.30 Kesekretariatan Untuk Sekretaris Direksi
oleh Ir. Ivonne Pongoh, M.Si - Staf Pengajar Lembaga Administrasi
Negara (LAN)
10.30 – 10.45 Coffee Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Busana untuk Sekretaris Direksi
oleh Ayu Dyah Pasha - Fasilitator Grooming & Etiket
12.15 – 13.15 Lunch
Sesi 3
13.15 – 14.45 Diskusi : Sharing Pengalaman Menjadi Sekretaris Direksi Rina R.
Saptadji - Ketua Badan Pengurus Ikatan Alumni Sekretaris Tarakanita
Sekretaris Direksi dari Perusahaan Terkemuka
14.45 - Selesai Penutupan dilanjutkan Coffee Break


RESERVASI
Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954

Friday, July 10, 2009

WORKSHOP ASPEK-ASPEK PSIKOLOGI HUBUNGAN ANTAR MANUSIA DALAM KEGIATAN AUDIT INTERN

LATAR BELAKANG
Institusi audit intern merupakan fungsi staf yang dalam kegiatannya melakukan penilaian (appraisal), analisis dan membuat laporan atas kegiatan tersebut. Dia berkomunikasi dan berinteraksi dengan berbagai level manajemen yang juga adalah auditee-nya.

Masih kita jumpai para auditor intern yang punya hambatan psikologis dalam melaksanakan tugasnya seperti kurang memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dan efektif dengan auditee-nya. Hal ini sangat mengganggu pelaksanaan tugasnya. Padahal pengetahuan yang dituntut dalam pelaksanaan tugas audit intern disamping pengetahuan tentang operasi perusahaan dan pengetahuan auditnya, adalah mutlak seorang auditor intern harus memiliki kematangan psikologis dan kemampuan komunikasi yang baik dengan auditeenya. Hubungan keduanya bukanlah seperti hubungan antara jaksa dan pesakitan, namun keduanya melakukan hubungan kerja biasa yang tujuannya sesuai Standar Audit Intern yakni untuk menciptakan perusahaan sehat dan berkembang. Adapun bila terjadi perbedaan sudut pandang antara auditor dan auditee adalah wajar saja, karena hakikatnya tujuannya adalah sama untuk kepentingan perusahaan.

Untuk mengantisipasi berbagai problematik psikologis dalam hubungan antara auditor dan auditee ini, seharusnya para auditor memiliki pengetahuan yang cukup tentang aspek hubungan antar manusia agar pelaksanaan tugasnya dapat berjalan dengan baik.

Workshop ini ingin mendorong keberhasilan para auditor intern agar mampu mengolah masukan yang diperolehnya menjadi suatu keluaran yang bermakna, metode dan prosedure yang dipergunakan dalam tugasnya serta bagaimana proses interaksi kerjasama yang terjadi di antara dirinya dengan kelompok.

Untuk mendukung keberhasilan tugas tersebut, paradigma yang perlu dipahami para auditor internal yaitu:
• Standar Perilaku Auditor Internal
• Peran sebagai problem solver/ trouble shooter (penyelesai masalah)
• Peran sebagai conflict resolution (penyelesai konflik)
• Peran sebagai interviewer
• Peran sebagai negotiator dan communicator
• Peran sebagai penegak kebijakan ketimbang jadi polisi

Dalam upaya mencapai paradigma tersebut, profesionalisme para auditor intern dituntut untuk selalu ditumbuh kembangkan. Dalam hubungan ini, auditor intern sendiri atau bersama sama harus memiliki; pengetahuan yang relevan dengan kegiatan audit, sikap mental dan etika yang baik, kualitas professionalisme, kemahiran profesional serta kemampuan untuk berinteraksi dan komunikasi.

Workshop untuk Auditor Internal ini dirancang secara khusus untuk mendorong bertumbuhnya paradigma tersebut.

TUJUAN
1.Memberi bekal tentang hal-hal yang berkaitan dengan hubungan interpersonal dalam dunia audit intern beserta problematiknya serta mampu menempatkan masalah pada tempatnya yang pas.
2.Memberikan bekal tentang bagaimana hubungan antara auditor dan auditee di bangun dengan sehat.
3.Mengubah cara pandang lama dari kegiatan para auditor internal ke paradigma

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta dapat :
•Memahami dan menghayati peran dan pentingnya keterampilan komunikasi interpersonal dengan auditee dan anggota manajemen yang lainnya.
•Memahami prinsip-prinsip komunikasi termasuk dukungan komunikasi intrapersonal terhadap komunikasi interpersonal
•Mampu mengkomunikasikan gagasan dan perasaan
•Membangun keterampilan mendengarkan dan menanggapi
•Memahami tanggapan yang membantu
•Memahami tanggapan bermasalah
•Mampu membangun komunikasi yang bersifat persuasif
•Mampu bertindak asertif (tegas)

PENDEKATAN
Kuliah Klasikal, Diskusi, Tanya-Jawab, Role Play dan Studi Kasus.

PESERTA
Auditor Internal, SPI, SKAI & Komite Audit :
• BUMN, BUMS, BUMD
• Bank Pemerintah, Bank Swasta, Bank BPD
• Compliance & Risk Management
• Kontrol Intern

INSTRUKTUR
Para Instruktur yang terlibat dalam workshop ini adalah psikolog senior dan auditor yang berpengalam luas, serta sering bertindak sebagai instruktur serta menulis berbagai buku dan artikel tentang audit, control dan inspeksi. antara lain ;

Khairiansyah Salman.
Lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Jakarta tahun 1991 ini memulai karirnya pada tahun yang sama, dengan menjadi Auditor pada Badan Pemeriksa Keuangan RI. Selama berada di BPK, kurang lebih 15 tahun, banyak melaksanakan audit yang berkaitan dengan pengungkapan kasus-kasus melalui berbagai Audit Investigatif. Mulai dari Kasus Korupsi pada BLBI, BUMN, Departemen Pemerintahan dan terakhir menjadi tokoh yang berperan dalam pengungkapan kasus korupsi pada Komisi Pemilihan Umum. Selain menjadi auditor investigatif, penerima INTEGRITY AWARD ini, juga memiliki kompetensi Trainer yang telah disertifikasi oleh INTOSAI Development Initiative (Organisasi BPK-sedunia) sebagai Training Specialist. Setelah meninggalkan BPK, saat ini aktif sebagai konsultan audit dan anti fraud dan Konsultan Lepas untuk Pengawasan Pengelolaan Keuangan Daerah di beberapa Pemda dan DPRD propinsi dan Kabupaten/Kota. Pria energik ini juga aktif sebagai nara sumber, trainer/fasilitator di berbagai workshop, seminar (Tercatat selama dua tahun terakhir menjadi pembicara di lebih dari seratus event) di bidang akuntansi, keuangan, auditing dan pemberantasan korupsi.

Drs. Moch. Husni, MBA.
Psikolog lulusan Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Dalam aktivitas dalam kegiatan bisnis telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT (Thinking-Feeling Processing) Concept kebidang pekerjaan yang di emban. TFP adalah konsep yang dikembangkan untuk memahami dengan baik berbagai persoalan menyangkut tingkah laku manusia. Bagaimana mengubah dan membentuk sikap dan tingkah laku manusia yang perlu kita pahami. TFP Concept sangat berguna dalam menangani berbagai masalah menyangkut perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia. Pemanfaatannya akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas pekerjaan terkait.
Yang bersangkutan sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang,termasuk dalam pengembangan SDM Auditor intern, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.

Tjukria P. Tawa
Berpengalaman luas dalam kegiatan audit intern Bank, baik sebagai kepala SKAI maupun sebagai komite audit, menulis Buku Audit Intern Bank yg diterbitkan Penerbit Salemba Empat dalam 2 jilid, sebagai instruktur dalam kegiatan pelatihan audit. Sering melakukan review ekstern SKAI bank antara lain sebagai anggota Komite Audit Bank Ekspor Indonesia 2003-2004, Team Review Ekstern terhadap Satuan Kerja Audit Intern Bank Ekspor Indoneisa (2008), Bank BTN (2006), Bank Panin (2005), Bank Niaga (2008), Bank Windu (2008), Bank BNI (2003), Bank China Trust Indonesia, (2003) PT Bank Finconesia Desember 2001-Februari 2002, 2005 dan 2008, Bank BPD Aceh (2002 dan 2005) , Bank DKI, Bank BPD Bali, Bank BPD Kaltim, Bank Bali Tbk. (2002), Bank Dipo Internasional 2002, 2005 dan 2008.

WAKTU DAN TEMPAT
Seminar 2 (dua) hari akan kami selenggarakan pada :
Hari : Kamis & Jumat
Tanggal : 30 & 31 Juli 2009
Waktu : Mulai pukul 08.30 WIB – selesai
Tempat : Hotel Millenium Sirih
Jl. Fachruddin No. 3, Tanah Abang – Jakarta Pusat

JADWAL ACARA
Kamis, 30 Juli 2009
Sesi 1
09.00 – 09.45 Problematik Dalam Mengaplikasikan Standar Perilaku
Auditor Internal - Drs. Tjukria P. Tawaf/Direktur Prima Consulting
09.45 – 10.00 Coffee Break
Sesi 2
10.00 – 11.30 Auditor dan Manajemen Perubahan
• Memperkenalkan Perubahan
• Feed Back - Drs. Moch. Husni/ MBA Psikolog
11.30 – 12.30 Lunch
Sesi 3
12.30 – 14.00 Memahami Auditee Anda :
Teori Kepribadian dan Karakterogi, mengenai berbagai penyimpangan
perilaku kepribadian - Drs. Moch. Husni
14.00 – 14.15 Coffee Break
Sesi 4
14.15 – 15.45 Memahami Auditee Anda :
Mengenal Penyimpangan Perilaku & Kepribadian -Drs. Moch. Husni, MBA
Jumat, 31 Juli 2009
Sesi 1
08.30 – 10.00 Komunikasi Yang Efektif dalam Kegiatan Auditing
• Mengelola Konflik & Cara Mengatasinya Khairiansyah Salman, SE, Akt
Audit Investigative Specialist
10.00 – 10.15 Coffee Break
Sesi 2
10.15 – 11.30 Komunikasi Yang Efektif dalam Kegiatan Auditing
• Komunikasi Auditor Intern terhadap Auditee dalam Proses Audit dan
Konsultasi - Khairiansyah Salman, SE, Akt
11.30 – 13.30 Lunch & Shalat Jumat
Sesi 3
13.30 – 15.00 Komunikasi Yang Efektif dalam Kegiatan Auditing
• Menjadi saksi dalam proses hukum atas Kasus yang berindikasi
kecurangan - Kudit Investigative Specialist
15.00 – 15.15 Coffee Break – Selesai

SYARAT RESERVAS
Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954