Monday, November 2, 2009

PENINGKATAN EFFEKTIFITAS PENYUSUNAN BUSINESS PLAN BANK UMUM

Latar Belakang

Program dua hari ini memberikan pengetahuan kepada peserta mengenai business plan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Corporate Plan dalam rangka penyelenggaraan good corporate governance.

Peraturan Bank Indonesia No. 6/25/PBI/2004 tanggal 22 Oktober 2004 memberikan pedoman pelaporan business plan bank-bank kepada Bank Indonesia.
Sesuai penjelasan peraturan BI diatas, formulasi , tanggung jawab implementasi dan pemantauan business plan berada pada masing-masing bank. Kegagalan implementasi business plan diukur dari adanya perbedaan yang signifikan antara business plan dan realisasinya.

Business plan merupakan dokumen tertulis yang berisi rincian aktivitas bank yang akan dilakukan dalam jangka pendek dan jangka menengah termasuk strategi-strategi untuk merealisasikan rencana-rencana bank berupa: (1) rencana peningkatan kinerja (performance) operasional bank, dan (2) rencana kepatuhan terhadap peraturan-peraturan kesehatan bank (prudential regulations).

Business plan merupakan alat yang digunakan untuk merealisasikan visi dan misi bank. Dengan demikian business plan harus diformulasikan sejalan dengan prinsip-prinsip sound banking dan memperhatikan perobahan-perobahan eksternal yang terjadi. Formulasi business plan harus realistis dan komprehensip serta mencerminkan kompleksitas operasi bank.

Tujuan

Workshop ini diberikan kepada pejabat-pejabat bank untuk lebih memahami business plan dan secara tidak langsung membantu pimpinan bank dalam mengkomunikasikan business plan yang harus diimplementasikan. Dengan demikian dapat memperkecil deviasi antara business plan dan realisasinya.

Peserta

Karena pelaksanaan business plan harus melibatkan semua pegawai bank terutama pada level managerial pada semua lini maka peserta workshop ini diarahkan pada pejabat-pejabat bank yang terlibat baik dalam pembuatan maupun implementasi dari business plan, namun terutama untuk Dewan Komisaris, Direksi, Divisi Kredit, Divisi Treasury, dan Divisi Perencanaan & Pengembangan.

Jadwal

Rabu, 11 November 2009
Sesi 1
09.00 – 10.30 Pembuatan Visi dan Misi dan Hirarki Strategi
oleh : Matrodji Mustafa, MBA, Ph.D. - Senior Consultant, Staf
Pengajar FE UI & Mantan Pejabat Bank BUMN
10.30 – 10.45 Coffee Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Analisa faktor-faktor external yang berpengaruh pada operasional dan
kinerja bank
Oleh : Matrodji Mustafa, MBA,Ph.D.
12.15 – 13.15 Lunch
Sesi 3
13.15 – 14.45 Review Peraturan BI tentang Business Plan
Oleh : Kalpin Sinaga, SE, Akt, MBA - Bank Indonesia
14.45 – 15.00 Coffee Break

Kamis , 12 November 2009
Sesi 1
09.00 – 10.30 Analisa statistik perkembangan perbankan di Indonesia dan perumusan
target operasional
Oleh : Matrodji Mustafa, MBA,Ph.D.
10.30 – 10.45 Coffee Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Perumusan rencana-rencana mempertahankan dan meningkatkan
kepatuhan bank
Oleh : Drs. Noor Ilham - Mantan Eksekutif & Komisaris Utama Bank
BUMN
12.15 – 13.15 Lunch
Sesi 3
13.15 – 14.45 Perumusan rencana-rencana mempertahankan dan meningkatkan kepatuhan
bank. (Lanjutan)


Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954

Monday, October 5, 2009

WORKSHOP PENINGKATAN PROFESIONALITAS SEKRETARIS DEKOM SERTA PEMBINAAN HUBUNGAN YANG HARMONIS DAN PRODUKTIF ANTARA SEKRETARIS DEKOM DGN DEKOM

Latar Belakang
Sesuai dengan pasal 108 jo ps 114 undang undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007, tugas Dewan Komisaris bertanggung jawab atas pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya perusahaan pada umumnya, baik mengenai Perseroan maupun usaha perseroan dan memberikan nasihat kepada Direksi. Disamping itu setiap anggota komisaris wajib dengan itikad baik, kehati hatian dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pengawasan, dan pemberian nasihat kepada Direksi. Dalam pasal 121 disebutkan Dewan Komisaris dapat membentuk Komite yang anggotanya seorang atau lebih adalah anggota Dewan Komisaris.

Didalam PBI No. 8/4/PBI/2006 dan PBI NO. 8/14/PBI/2006 yang merupakan arahan tentang pelaksanaan Good Corporate Governance, tugas Dewan Komisaris dibantu oleh 3 komite yaitu Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Remunerasi dan Nominasi. Karena meningkatnya tugas Komisaris dan lebih besarnya kelengkapan organisasi yang mendukungnya maka pengelolaan tugas operasional selayaknya dibantu oleh sekretaris Dekom yang mempunyai wawasan yang dapat mengimbangi Dewan Komisaris dan mempunyai keterampilan didalam pengorganisasian masalah operasional yang dijalankan oleh Dewan Komisaris.

Untuk itu Sekretaris Dewan Komisaris atau siapapun yang melakukan pengelolaan administrasi operasional Dewan Komisaris harus mempunyai pengetahuan yang mencukupi dibidang undang undang dan peraturan lain yang berhubungan dengan Dewan Komisaris, tugas dan wewenang komite komite dibawahnya serta punya pengetahuan Administrasi, komunikasi serta managerial skill yang dibutuhkan.

Tujuan dan Manfaat Workshop
Untuk meningkatkan professionalitas sekretaris Dekom sehingga dapat membantu Dewan Komisaris secara tepat guna didalam mengelola tugas Dewan Komisaris sehingga dapat memenuhi kewajiban dan tugas Dekom sesuai dengan Undang undang PT dan prinsip kehati hatian yang tertuang didalam PBI No. 8/4/BBI/2006 dan PBI No. 8/14/PBI/2006 serta prinsip kehati hatian sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance lainnya.

Peserta
Untuk siapa workshop ini diperuntukkan :
1. Sekretaris Dewan Komisaris
2. Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi
3. Pihak pihak yang mendapat beban pengelolaan administrasi Dewan Komisaris

Waktu Pelaksanaan
Hari : Kamis & Jumat
Tanggal : 29 & 30 Oktober 2009
Pukul : 08.30 - 16.00 WIB
Tempat : Hotel RedTop
Jl. Pecenongan No. 72, Jakarta Pusat

Jadwal
Kamis, 29 Oktober 2009
08.30 – 08.45 Register Peserta
08.45 – 09.00 Pembukaan Oleh Chairman Prima Consulting
Sesi 1
09.00 – 10.30 Tugas Komisaris Sesuai dengan Undang Undang PT
oleh Sutito, SH, MH - Advokat/Auditor Hukum, Managing Partner SGS
Consulting Law Office, Dosen Pascasarjana UGM
10.30 – 10.45 Coffee Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Apa yang dikehendaki oleh Komisaris terhadap sekretaris Dewan
Komisaris
oleh DR. Aviliani - Komisaris Independent Bank BRI
12.15 – 13.15 Lunch
Sesi 3
13.15 – 14.45 Management komite komite dibawah Dewan Komisaris; tugas, wewenang
dan mekanismenya
oleh Drs. Noor Ilham - Komisaris Utama, Bank Syariah Mandiri Periode
2003 s/d 2008
16.15 – 16.30 Coffee Break
Jumat, 30 Oktober 2009
Sesi 1
08.30 – 10.00 Kesekretariatan Untuk Sekretaris Dekom
oleh Nani Nuraeni, S.Sos - Penulis & Staf Pengajar pada Akademi
Sekretaris
10.00 – 10.15 Coffee Break
Sesi 2
10.15 – 11.45 Management Kesekretariatan Dewan Komisaris Dalam Praktek
(Diskusi Panel)
oleh Awan Avianto, SE, Akt - Sekretaris Dekom Bank Syariah Mandiri
Ir. Teguh Budi Santoso - Sekretaris Dekom Bank Syariah Mandiri
Periode 2005 - 2008
11.45 Penutupan dilanjutkan makan siang


SYARAT RESERVASI
Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954

Friday, September 11, 2009

WORKSHOP MEMILIH AUDITOR INDEPENDEN & MENGEVALUASI PELAKSANAAN AUDIT KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)

Latar Belakang
Pelaksanaan GCG saat ini merupakan suatu keharusan baik di BUMN, BUMD, Perusahaan Publik. Dalam hubungan ini, peran Dewan Komisaris beserta komite-komitenya sangat besar perannya untuk keberhasilan pelaksanaan GCG tersebut.
Komite Audit sebagai komitenya Dewan Komisaris, salah satu tujuan utamanya adalah melakukan review proses pelaksanaan audit independen, termasuk mengusulkan penunjukan dan evaluasi kinerja Auditor Independen disamping tujuan lainnya seperti ;
• Mengawasi Proses Pelaporan Keuangan untuk meyakinkan terdapat keseimbangan
antara Keterbukaan (transparency) dan Integiritas informasi keuangan yang
diterbitkan.
• Review efektivitas Sistim Pengendalian Intern dan Sistim Manajemen Risiko
Perusahaan
• Review efektivitas Fungsi Audit Intern (internal audit);
• Review proses monitoring kepatuhan perusahaan terhadap hukum dan perundang-
undangan yang berpengaruh kepada pelaporan keuangan, termasuk Pedoman Perilaku
Bisnis (code of business conduct).


Dalam lingkup kerjanya, Perhatian Utama Komite Audit meliputi scope yang luas :
• Pelaporan keuangan; Kelayakan dari kebijakan akuntansi, Kewajiban pengungkapan
(Disclosure), Kewajaran dan keseimbangan analisis pembahasan manajemen / review
operasional
• Audit external (independen) ; Penunjukan dan honorarium, Lingkup pekerjaan,
Independensi, Temuan audit yang signifikan/ rekomendasi, Kinerja auditor extern
• Manajemen risiko & pengendalian intern ; Pemahaman atas area risiko utama/kunci,
Efektivitas pengendalian, Risiko kecurangan (Fraud )
• Audit intern; Kewenangan tugas (charter) dan sumber daya, Lingkup pekerjaan,
Efektivitas audit intern, Respon terhadap rekomendasi audit intern
• Memelihara & mengukur efektivitas; Kebutuhan pelatihan, Memelihara kemampuan,
membaca keuangan (financial literacy),Evaluasi kinerja tahunan komite audit
• Komunikasi & pelaporan ; Hubungan dengan manajemen, Membaharui & rekomendasi
kepada Komisaris, Laporan kepada komisaris dan pemegang saham

• Hal-hal yang berkaitan dengan peraturan, kepatuhan dan etik; Efektivitas dari
sistim untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan Pedoman
perilaku/etika, Whistleblowing .

Banyak problem yang dihadapi oleh Dewan Komisaris dan Komite Audit dalam melaksanakan tugasnya, termasuk yang berkaitan dengan Auditor Independen atau Kantor Akuntan Publik, baik dalam tata cara pemilihan maupun dalam pelaksanaan kerjanya.


Tujuan
Workshop ini membahas terutama topik tersebut tentang bagaimana memilih auditor independen & mengevaluasi pelaksanaan audit kantor Akuntan Publik (KAP). Diharapkan peserta memahami aplikasi yang terbaik serta sejalan dengan ketentuan yang berlaku dari sudut : GCG , Kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan dan Kesesuaian dengan Prinsip Akuntansi yang berlaku Umum .

Peserta
• Dewan Komisaris
• Ketua Komite Audit
• Anggota Komite Audit
• Satuan Kerja Audit Intern (SKAI)
• Satuan Pengawas Intern (SPI)
• Divisi Akuntansi
• Divisi Manajemen Risiko
• Divisi Kepatuhan (Compliance)

Waktu Pelaksanaan
Rencana penyelenggaraan Workshop tersebut adalah sebagai berikut :
Hari : Rabu & Kamis
Tanggal : 14 & 15 Oktober 2009
Pukul : 08.30 - selesai
Tempat : Hotel Millennium Sirih – Jl. Fachrudin No. 3 , Jakarta Pusat

Penyelenggara
PRIMA CONSULTING GROUP
Alamat : Jl. Kerinci VIII/1b, Singgalang, Taman Puring, Keb – Baru, Jakarta
Phone : (021) 72797407, Fax : (021) 72797407
E-mail : primaaut@cbn.net.id , consulting.prima@yahoo.com
Blogspot: www.primaconsultinggroup.blogspot.com


Jadwal Acara

Rabu, 14 Oktober 2009
Sesi 1 / 09.00 – 10.30
Memilih Auditor Independen ( External Auditor) ; Tata cara, prosedur dan pertimbangan-pertimbangan pemilihan . Penunjukan dan honorarium, Lingkup pekerjaan, Independensi, Pertimbangan Manajemen, Dekom dan Komite Audit.
Pembicara : Sriyadi, MM.,BAP.,BKP - Partner Kantor Akuntan Publik (KAP) Weddie Andriyanto & Rekan

11.00– 11.15 Coffee Break

Sesi 2 / 11.15 – 12.30
Problematik Hubungan Komite Audit dan Auditor Independen Pelaksanaan pemilihan dan pelaksanaan kerja.Temuan audit yang signifikan/ rekomendasi, Kinerja auditor extern
Pembicara : Drs. Kasmadi Adrianto - Komite Audit Bank BUMN, Mantan pejabat pengawasan Bank Indonesia

12.30 – 13.30 Lunch

Sesi 3 / 13.30 – 15.00
Lanjutan……………..

Kamis, 15 Oktober 2009
Sesi 1 / 09.00 – 10.30
Evaluasi Pelaksanaan Audit Kantor Akuntan Publik
Pembicara : DR. Cris Kuntadi,MM.,CPA - BPK RI

10.30 – 10.45 Coffee Break

Sesi 2 / 10.45 – 12.15
Review dan tindak lanjut Komite Audit terhadap Pelaporan Keuangan Auditor Independen, Kelayakan dari kebijakan akuntansi , Kewajiban pengungkapan
(Disclosure ), Kewajaran dan keseimbangan analisis pembahasan manajemen / review operasional
Pembicara : Bank Indonesia



RESERVASI

Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954

Monday, September 7, 2009

WORKSHOP ANALISIS CHARACTER UNTUK ACCOUNT OFFICER

Pendahuluan
Sebagaimana kita ketahui bahwa pendekatan analisis kredit pada umumnya menggunakan konsep 5C yaitu : Character, Capital, Capacity, Collateral dan Condition of Economy. Namun C yang pertama yaitu Character amat dangkal analisisnya ketimbang 4C hal ini akibat sedikitnya pengetahuan yang dimiliki oleh para analis kredit untuk mengakses kedalaman pengenalan Character seorang nasabah,. Workshop ini akan membedah lebih mendalam bagaimana seorang analis kredit menganalisa Character seorang nasabah/ calon nasabah kredit, karena baik dari penggunaan kredit sampai dengan pelunasan kredit akan sangat tergantung juga pada character debitur tersebut.
Workshop ini akan mengetengahkan betapa analisis kredit perbankan dari pendekatan analisis psikologi/ character tidak kalah pentingnya dan justru lebih menambah keamanan pemberian kredit karena dampak risiko character yang telah terditeksi secara psychologi secara dini. Dengan demikian kerugian bank dapat diminimalisir, dibanding pendekatan analisis kredit tradisional tanpa menganalisa aspek character secara mendalam.
Workshop ini juga akan mengetengahkan jurus-jurus analisis psikologis/ character yang perlu dilaksanakan sehingga analisis kredit akan lebih berbobot lagi.


Latar Belakang

Sekalipun konsep 5C adalah konsep standar analisis kredit dan telah dipergunakan selama bertahun-tahun, namun C yang pertama yaitu Character karena kurangnya informasi untuk mengakses menjadi kurang tercerna. Berbeda dengan Capital, Capacity, Collateral dan Condition of Economy dengan relative terbaca dari laporan keuangan maupun sumber tertulis lainnya.
Semenjak bertahun-tahun analisis kredit khusus untuk analisis faktor psikologis/ character menjadi terabaikan.
Tetapi sebetulnya sekarang ini masalah analisis kredit dari sisi psikologis/ character tidaklah sesulit masa lalu, karena sudah dapat dirumuskan perangkat analisisnya. Banyak hal yang positip yang dapat digali dan yang menjanjikan sebagai solusi dari risiko yang tadinya tersembunyi dibelakang faktor psikologis/ character yang akan memberikan tambahan rasa aman bagi kalangan perbankan, bahwa pemberian kredit dengan pendalaman yang wajar dari faktor psikologis/ character itu adalah sesuatu yang memberikan nilai tambah untuk kesempurnaan analisis kredit.

Tujuan dan Manfaat Workshop
Workshop ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah atas kualitas analisis kredit dengan memberikan perangkat/ tools untuk menggali masalah di seputar analisis psikologis/ character nasabah/ calon nasabah kredit, dan berupaya menjelaskan bahwa analisis psikologis bukanlah sesuatu yang sulit untuk dicerna dan tidaklah cukup beralasan untuk hanya memberikan ulasan psikologis/ character nasabah sekedarnya saja malahan sekarang analisis kredit dari sudut psikologis adalah sesuatu yang dimungkinkan sejalan dengan konsep 5C yang berimbang.
Pada akhirnya, analis kredit Bank tentu menginginkan :
• Dapat bekerja lebih professional lagi dengan memberikan analisis 5C yang
berimban
• Dapat memastikan bahwa semua aktivitas pemberian kredit bank khusus dari sudut
analisis risiko psikologis/ character cukup terakses dengan baik dan ketentuan -
ketentuan umum manajemen risiko perkreditan menjadi dipenuhi.

Waktu Pelaksanaan
Hari : Rabu & Kamis
Tanggal : 7 & 8 Oktober 2009
Pukul : 08.00 – 16.00 Wib
Tempat : Hotel RedTop, Jl. Pecenongan No. 72, Jakarta

Instruktur
Workshop ini akan disajikan oleh :
• Dra. Lukna Harini, Psikolog & Senior Consultant
• Drs. Moch. Husni, MBA, Psikolog & Senior Consultant
• Pejabat Kredit Bank BUMN

Metode Penyajian
1. Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta demi efektivitas pelaksanaan
pelatihan, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
2. Pemaparan singkat konsep bahasan
3. Diskusi interaktif dan diskusi antar peserta
4. Simulasi dan role play
5. Latihan

Peserta
Kabag Kredit, AO Kredit, Risk Officer dan SKAI Bank-Bank BUMN, Bank-Bank BPD, dan Bank-Bank Swasta.

JADWAL
Rabu, 7 Oktober 2009
09.00 – 10.30 Kedudukan 5C dalam analisa kredit dan Memahami Peran
Characternya - Pejabat Kredit Bank BUMN
10.30 – 10.45 Coffee Break
10.45 – 12.15 Memahami Personality Plus : untuk memperlancar proseskomunikasi -
Dra. Lukna Harini, Psikolog & Senior Consultant
12.15 – 13.15 Lunch
13.15 – 14.45 Penerapan konsep Personality Plus Teknik Interview Manager
Relationship/Account Officer terhadap Nasabah/ Calon Nasabah,
Probing Anamnese dan Riwayat Hidup Interviewee - Dra. Lukna Harini
14.45 – 15.00 Coffee Break
15.00 – 16.30 Latihan menyusun pertanyaan Dan Menafsirkan Quest Instruktur Untuk
Nasabah/ Calon Nasabah Anda - Drs. Moch. Husni, MBA,Psikolog &
Senior Consultant

Kamis, 8 Oktober 2009
09.00 – 10.30 Role Play Interview dan observasi dan menerima bahasa tubuh dalam
komunikasi - Drs. Moch. Husni, MBA , Psikolog & Senior Consultant
10.30 – 10.45 Break
10.45 – 12.15 Role Play (Lanjutan)
12.15 – 13.15 Lunch


SYARAT RESERVASI

Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954

Tuesday, July 28, 2009

WORKSHOP PENINGKATAN PROFESIONALITAS SEKRETARIS DIREKSI

LATAR BELAKANG
Pada zaman seperti sekarang ini Sekretaris merupakan suatu profesi yang tidak dipandang remeh. Profesi ini memiliki masa depan cerah. Walaupun perkembangan teknologi semakin berkembang dan alat alat perkantoran canggih yang dapat menggantikan fungsi sekretaris terus diperkenalkan setiap saat, “sentuhan” tangan terampil dan buah pikiran cerdas seorang sekretaris tetap diperlukan sampai kapanpun.

Eksistensi dan fungsi sekretaris tidaklah sekedar pihak yang membantu pimpinan saja. Sekretaris saat ini merupakan subjek penting dalam sebuah perusahaan / organisasi.

Selain membantu kelancaran pelaksanaan tugas pimpinan sekretaris juga bertindak sebagai duta perusahaan baik dalam berhubungan dengan klien perusahaan maupun dengan masyarakat umum yang berhubungan dengan kepentingan perusahaan. Ketika berhadapan dengan klien, seorang sekretaris tidak hanya bertindak mewakili pribadinya, tetapi merupakan wakil perusahaan. Saat mengikuti kegiatan dengan klien, penampilan harus dijaga dengan benar, jangan sampai ketidakpantasan dalam berpenampilan akan menurunkan citra perusahaan.

Seorang Sekretaris Direksi hendaknya dapat menunjang aktifitas Direksi karena peran Direksi sangat menentukan didalam kemajuan perusahaan dan pencapaian tujuan perusahaan.
Untuk itu Sekretaris Direksi perlu dibekali dengan pengetahuan :
• Undang undang Perseroan Terbatas tentang tugas dan wewenang Direksi
• Pengetahuan kesekretariatan
• Pengetahuan, pengorganisasian dan komunikasi karena fungsi Sekretaris yang
merupakan perantara antar pihak Direksi dengan pihak luar, maupun Direksi dengan
pejabat-pejabat intern.
• Pengetahuan mengenai masalah etika pergaulan karena Direksi yang sering melalui
Sekretaris berhubungan dengan orang-orang yang penting didalam organisasi
• Pengetahuan Adi Busana agar penampilan sekretaris selalu dalam keadaan menarik.

TUJUAN DAN MANFAAT
Untuk meningkatkan professionalitas Sekretaris Direksi sehingga dapat membantu tugas tugas Direksi didalam menjalankan perusahaan. Selain itu menambah wawasan serta pengetahuan sekretaris agar dapat menunjang kinerja profesionalnya.

PESERTA
Untuk siapa workshop ini diperuntukkan :
Sekretaris Direksi, Sekretaris General Manager dan setingkat, serta pejabat pejabat didalam Biro Direksi dan pejabat dibawah Corporate Secretary pada Bank BUMN maupun Bank Swasta, BUMN, serta perusahaan swasta.

WAKTU PELAKSANAAN
Hari : Rabu & Kamis
Tanggal : 19 & 20 Agustus 2009
Pukul : 08.30 - 16.00 WIB
Tempat : Hotel RedTop
Jl. Pecenongan No. 72, Jakarta

JADWAL

Rabu, 19 Agustus 2009
08.30 – 08.45 Register Peserta
08.45 – 09.00 Pembukaan Oleh Chairman Prima Consulting
Sesi 1
09.00 – 10.30 Tugas dan Wewenang Direksi Sesuai Undang Undang No. 40/2006
oleh Sutito, SH, MH - Advokat/Auditor Hukum, Managing Partner SGS
Consulting Law Office, Dosen Pascasarjana UGM
10.30 – 10.45 Coffee Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Panduan Menjadi Sekretaris Profesional
oleh Nani Nuraeni, S.Sos , Penulis & Staf Pengajar Akademi Sekretaris
12.15 – 13.15 Lunch
Sesi 3
13.15 – 14.45 Komunikasi Efektif untuk Sekretaris Direksi
Magdalena Wenas, MA - Konsultan Komunikasi
14.45 – 15.00 Coffee Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Etika Pergaulan untuk Sekretaris Direksi
oleh Ir. Ellen Tendean - Senior Trainer pada John Robert Power
Kamis, 20 Agustus 2009
Sesi 1
09.00 – 10.30 Kesekretariatan Untuk Sekretaris Direksi
oleh Ir. Ivonne Pongoh, M.Si - Staf Pengajar Lembaga Administrasi
Negara (LAN)
10.30 – 10.45 Coffee Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Busana untuk Sekretaris Direksi
oleh Ayu Dyah Pasha - Fasilitator Grooming & Etiket
12.15 – 13.15 Lunch
Sesi 3
13.15 – 14.45 Diskusi : Sharing Pengalaman Menjadi Sekretaris Direksi Rina R.
Saptadji - Ketua Badan Pengurus Ikatan Alumni Sekretaris Tarakanita
Sekretaris Direksi dari Perusahaan Terkemuka
14.45 - Selesai Penutupan dilanjutkan Coffee Break


RESERVASI
Segala informasi tentang Workshop dapat melalui :
Sdri. Rahma Hp.No: 08159927946 atau Sdri.Upik, Hp.No: 087887129954