Monday, January 26, 2009

TRAINING MARKETING : Step by Step


TRAINING
MARKETING : Step by Step


Latar Belakang

Apapun jenis dan merek produk yang kita pasarkan, yang harus kita pengaruhi adalah manusia yang berkepentingan terhadap produk kita.

Marketers mengatakannya dengan sebutan pasar atau lebih tajam lagi dinyatakan sebagai pasar sasaran (target market).

Persoalan mendasar : Apanya dari pasar yang harus kita perhatikan dan kita pengaruhi?.

Sejalan dengan tugas pemasaran, yang harus kita pengaruhi adalah tingkah laku pasar melalui usaha yang selaras dengan proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku pasar tersebut. Tanpa pemahaman yang baik mengenai proses perubahan dan pem-bentukan sikap dan tingkah laku pasar, kegiatan pemasaran yang kita rancang dan kita laksanakan bisa jadi bersifat trial & error. Bahkan bisa juga rancangan dan kegiatan pemasaran kita jadi melawan arus.

Dengan demikian, efisiensi dan efektivitas pemasaran yang kita laksana-kan akan jadi kurang memadai. Akibatnya, penghamburan danapun tak terelakkan. Tentunya, hal ini sangat tidak diharapkan.


Tujuan dan Manfaat
Melalui diskusi intensif dan loka-karya TFP on Marketing (Marketing : Step by step) ini, diharapkan para peserta dapat :
• Merumuskan dasar orientasi bisnis dan pemasaran berdasarkan tujuan pasar sasaran sebagai bentuk proyeksi motif bawaan.
• Menggali potential customer’s insight untuk menetapkan positioning atas dasar tujuan pasar sasaran sebagai turunan motif bawaan pasar.
• Memahami kedudukan produk dalam rangkaian kepentingan pasar untuk mengenal ciri dan sifat bisnis yang dimasuki.
• Memahami kedudukan produk serta gambaran kepentingan pasar dalam dinamika motif dan motivasi pasar.
• Menguasai metode berpikir yang benar dan terarah dalam meran-cang dan melaksanakan kegiatan pemasaran terpadu.
• Memahami dan memenuhi tuntutan setiap tahap perubahan sikap dan tingkah laku pasar dalam kaitannya dengan perancangan dan pelaksanaan kegiatan pemasaran terpadu.


Metode Penyajian
Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta demi efektivitas pelaksanaan diskusi dan loka karya, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Diskusi intensif mengenai pokok bahasan
3. Loka karya (penerapan konsep) langkah demi langkah

Dengan demikian, para peserta dapat langsung memiliki keteram-pilan dalam perancangan dan pelaksanaan kegiatan pemasaran terpadu yang lebih efektif dan lebih efisien, untuk menjamin keung-gulan bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya.


Catatan Materi Pelatihan
Materi diskusi dan loka karya bersifat original yang kami kembang-kan atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.
Konsep dasar materi diskusi dan loka karya menyangkut kerangka pemahaman mengenai masalah sikap dan tingkah laku manusia yang diterapkan dalam bidang pemasaran.
Konsep dasar ini dapat dimanfaatkan untuk analisa dan pedoman dalam penyusunan iklan (TVComercial, Radio Spot dll.)


Peserta
Tenaga dari dan dalam jajaran pemasaran (marketing management, product management, distribution/sales management)


Waktu Pelaksanaan

• Diskusi intensif dan loka karya ini dilaksanakan efektif dalam 2 (dua) hari pertemuan.
• Dapat pula dilaksanakan dalam bentuk bimbingan intensif seminggu sekali atau seminggu dua kali pertemuan @ 2 jam, sampai dengan peserta benar-benar mampu menerapkannya.
• Selain itu, kami tidak hanya memberikan bimbingan, kami dapat memberikan pendampingan dalam penyusunan materi promosi dan penataan pendistribusian produk.
• Apa yang kami lakukan pada akhirnya dapat dilaksanakan oleh peserta diskusi/loka karya, bimbingan, atau peserta pendampingan. Perusahaanpun mendapatkan tenaga mandiri yang memiliki konsep ilmiah yang bersifat praktis.

Instruktur
Drs. Moch.Husni, MBA
Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana. Dalam aktivitas sebagai marketing manager telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT Concept kebidang pekerjaan yang di emban, menyangkut Pemasaran, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.


Penyelenggara
PRIMA CONSULTING GROUP
Jl. Gandaria III No.5A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: ( 021) 7245023, Fax :(021) 7245037
E-mail : primaaut@cbn.net.id
www.primaconsultinggroup.blogspot.com


Jadwal Acara


Waktu Materi
Hari Pertama
Sesi 1
09.00 – 10.30 Perumusan dasar orientasi bisnis dan pemasaran berdasarkan tujuan pasar sasaran sebagai bentuk proyeksi motif bawaan.

10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Perumusan potential customer’s insight untuk menetapkan positioning atas dasar tujuan pasar sasaran sebagai turunan motif bawaan pasar.

12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Kedudukan produk dalam rangkaian kepentingan pasar untuk mema-hami ciri dan sifat bisnis yang ditangani.

Hari Kedua
Sesi 1
09.00 – 10.30 Pemahaman kedudukan produk serta gambaran kepentingan pasar dalam dinamika motif dan motivasi pasar.

10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Penguasaan metode berpikir dalam merancang dan melaksanakan kegiatan pemasaran (terutama dalam pembuatan iklan).

12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Pemahaman dan pemenuhan tuntutan setiap tahap perubahan sikap dan tingkah laku pasar dalam kaitannya dengan perancangan dan pelaksanaan kegiatan pemasaran di setiap aspek terkait.

14.45 – 15.00 Break
15.00 Penutupan

TRAINING TFP (Thinking-Feeling Processing ) on SELLING (PROFESSIONAL PERSONAL SELLING)


TRAINING
TFP (Thinking-Feeling Processing ) on SELLING
(PROFESSIONAL PERSONAL SELLING)


Latar Belakang

Proses pemecahan masalah, akan selalu dilaksanakan dengan memanfaatkan pikiran-perasaan. Pemanfaatan pikiran-perasaan yang berfungsi sebagai pengolah masalah, akan selalu dilandasi dan memanfaatkan pengetahuan–pengalaman yang bersangkutan. Inilah yang kami maksud dengan TFP (Thinking-Feeling Processing) di atas.

• TFP (Thinking-Feeling Processing) akan berlangsung dalam diri tenaga penjual saat dirinya akan melaksanakan kegiatan penjualan.
• TFP (Thinking-Feeling Processing) dilaksanakan pula oleh pelanggan atau calon pelanggan dalam menentukan keputusan membeli atas apa yang ditawarkan.
• TFP on Selling menjelaskan proses berpikir yang lebih terarah dan lebih efektif dalam melaksanakan kegiatan menjual melalui pengarahan keputusan membeli dari pelanggan / calon pelanggan untuk meningkatkan hasil penjualan.
• TFP on Selling menjelaskan tahapan dan tuntutan proses perubahan sikap serta tingkah laku pelanggan / calon pelanggan dalam hubungannya dengan tuntutan setiap tahapan yang perlu dijadikan pegangan dalam proses penawaran.


Tujuan dan Manfaat
Melalui pelatihan TFP on Selling (Professional Personal Selling) ini, diharapkan para peserta dapat :
1. Merumuskan dasar orientasi dan pedoman dalam melaksanakan penjualan berdasarkan harapan akhir pelanggan dan atau calon pelanggan
2. Memahami kedudukan produk dalam rangkaian kepentingan pelanggan untuk menetapkan apa yang pelu diperhatikan.
3. Memahami tahapan proses perubahan sikap dan tingkah laku manusia untuk dijadikan pegangan dalam proses penawaran.
4. Memahami dan memenuhi tuntutan setiap tahap perubahan sikap dan tingkah laku pelanggan dalam mengarahkan pembuatan keputusan membeli.
5. Mengenal langkah-langkah penawaran bertahap untuk mendapatkan respon positif yang berkesinambungan.
6. Membangun sistematika penawaran yang lebih terarah berdasarkan tanggapan pelanggan atau calon pelanggan
7. Mengembangkan teknik penawaran dan langkah membangun keyakinan dalam diri pelanggan atau calon pelanggan.
8. Memelihara semangat dan motivasi dalam melaksanakan penjualan dengan segala tantangan yang ada.



Metode Penyajian
Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta, dan demi efektivitas pelaksanaan pelatihan, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Simulasi pemahaman perubahan sikap dan tingkah laku
3. Diskusi interaktif
4. Bermain peran (Role play)
5. Refleksi diri menjadi tenaga penjualan yang professional


Catatan Materi Pelatihan
Konsep dasar materi pelatihan menyangkut proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia yang dapat diterap-kan dalam berbagai bidang tugas pekerjaan. Materi pelatihan bersifat original yang kami kembangkan atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.

Peserta
Tenaga dalam jajaran penjualan yang berkeinginan meningkatkan keterampilan menjual dengan teknik yang lebih terarah dan selaras dengan proses perubahan sikap dan tingkah laku pelanggan atau calon pelanggan.

Waktu Pelaksanaan
Pelatihan diselenggarakan selama 12 (dua belas) jam efektif dalam dua hari pertemuan.

Instruktur

Drs. Moch.Husni, MBA
Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana. Dalam aktivitas sebagai marketing manager telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT Concept kebidang pekerjaan yang di emban, menyangkut Pemasaran, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.


Jadwal Acara



Hari Pertama
Sesi 1
09.00 – 10.30 Pencapaian tujuan, masalah dan penanganannya
- Tujuan : Lahirnya persoalan
- Persoalan : pedoman langkah pencapaian tujuan
- Tekad menjadi tenaga penjual yang professional
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Menata dan mengembangan pola pikir
- Metode berpikir dalam penjualan
- Memahami proses dalam diri prospek
- Proses dan dinamika proses penjualan
- Proses dan dinamika proses pembelian
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Peningkatan motivasi dalam penjualan
- Dinamika motif dan motivasi pelanggan
- Kedudukan produk dalam model dinamis motivasi
- Peningkatan prestasi kolektif
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Dasar orientasi penjual dan pembeli
- Memahami gaya menjual
- Pengukuran gaya menjual
- Kecenderungan gaya menjual
Hari Kedua
Sesi 1
09.00 – 10.30 Peran komunikasi dalam penjualan
- Membangun komunikasi yang seimbang
- Hubungan antar pribadi dan hubungan kepentingan
- Tuntutan proses perubahan sikap
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Memahami kepentingan pelanggan
- Memahami alasan membeli
- Langkah pokok penjualan
- Membangun keyakinan pelanggan
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Penetapan langkah trial close
- Memahami keberatan pelanggan
- Menangani keberatan pelanggan
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Dari tahap trial close ke closing
- Perencanaan penawaran
- Rangkuman
15.00 Penutupan

TRAINING TFP on TOTAL CUSTOMER SATISFACTION (LANGKAH MEMBANGUN KEPUASAN PELANGGAN)


TRAINING
TFP on TOTAL CUSTOMER SATISFACTION
(LANGKAH MEMBANGUN KEPUASAN PELANGGAN)


Latar Belakang
Kepuasan pelanggan merupakan pernyataan “tingkah laku” manusia yang timbul karena kepentingannya terpenuhi. Kepuasan tertinggi dapat terjadi karena tujuan akhir pelanggan dapat dicapai.

Proyeksi motif bawaan berisikan tujuan akhir pelanggan yang perlu dijadikan pegangan dasar orientasi pemenuhan kepuasan pelanggan. Sementara itu, langkah pemenuhan kepuasan pelanggan terletak pada rangkaian kegiatan terkait untuk memenuhi dan mengatasi kepentingan/masalah/persoalan yang dihadapi pelanggan.
Kepuasan pelanggan bukan hal yang stais atau menetap. Kepuasan pelanggan bersifat dinamis, akan terus mengalami perkembangan sesuai dengan pengetahuan-pengalaman serta kondisi dan situasi yang dihadapi pelanggan.
TFP (thinking-Feeling Processing) on Total Customer Satisfaction merupakan konsep yang sangat tepat dijadikan sebagai pegangan dalam membangun kepuasan pelanggan sepenuhnya.
Service Excellence merupakan langkah-langkah pemenuhan kepuasan pelanggan, yang perlu dilandasi pemahaman mengenai dinamika pembentukan kepuasan manusia (pelanggan)

Proses pemecahan masalah, akan selalu dilaksanakan dengan memanfaatkan pikiran-perasaan. Pemanfaatan pikiran-perasaan yang berfungsi sebagai pengolah masalah, akan selalu dilandasi dan memanfaatkan pengetahuan–pengalaman yang bersangkutan. Inilah yang kami maksud dengan TFP (Thinking-Feeling Processing) di atas.

TFP (Thinking-Feeling Processing) akan berlangsung dalam diri pelaku usaha menyangkut langkah pemenuhan kepusan pelanggan. Pengetahuan-pengalaman dimiliki akan dijadikan sebagai dasar pegangan dalam pengolahan masalah dan pelaksanaannya.

TFP (Thinking-Feeling Processing) akan dilaksanakan pula oleh pelanggan dalam menanggapi pemilihan dan penggunaan produk serta layanan yang didapatkannya. Tahapan dalam pembentukan kepuasan pelanggan yang bersifat dinamis, menjadi bagian di dalamnya.

TFP on Total Customer Satisfaction menjelaskan pemikiran yang lebih terarah dan lebih efektif dalam membangun usaha pemenuhan kepuasan pelanggan. Dinamika motif dan motivasi serta proses perubahan dan pembentukan sikap, menjadi bagian di dalamnya.



TFP on Total Customer Satisfaction menjelaskan tahapan dan tuntutan proses perubahan sikap serta tingkah laku pelanggan dalam hubungannya dengan berbagai aspek dan fungsi terkait dalam total customer satisfaction.

Tujuan dan Manfaat
Pelatihan ditujukan agar para peserta :
• Memahami dengan baik manfaat dan guna kepuasan pelanggan dalam penyelenggaraan bisnis yang bertujuan mendapatkan laba berkesinambungan
• Memahami dengan baik motif dan motivasi serta tujuan akhir pelanggan sebagai dasar orientasi pembentukan kepuasan pelanggan sepenuhnya.
• Memahami dan menghayati dengan baik tingkat kepentingan pelanggan yang dapat dijadikan pegangan dalam penetapan langkah pemenuhan kepuasan pelanggan
• Memahami dengan baik dan mampu merumuskan titik persepsi kritis serta penetapan langkah untuk mengatasi dan mencegahnya.
• Memahami dengan baik 10 dimensi kualitas layanan serta langkah peningkatan dan pemeliharaanya
• Memahami dengan baik dan dapat menerapkan langkah-langkah teknik evaluasi kepentingan pelanggan
• Memahami dengan baik dan dapat menerapkan sistem pengukuran kepuasan pelanggan

Metode Penyajian
Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta demi efektivitas pelaksanaan pelatihan, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Pendalaman penghayatan melalui permainan (games)
3. Diskusi interaktif dan diskusi antar peserta
4. Simulasi dan role play
5. Latihan


Catatan Materi Pelatihan
Untuk membangun dan melihat tingkat kepuasan pelanggan, konsep yang paling tepat berkaitan dengan konsep psikologi sosial yang menekankan pada masalah sikap dan tingkah laku

Materi pelatihan kami himpun dan kami kembangkan atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.
Konsep dasar materi pelatihan menyangkut proses perubahan dan pembentukan sikap manusia.

Peserta
Semua karyawan dari berbagai bagian pada setiap tingkatan.


Waktu Pelaksanaan
pelatihan dilaksanakan selama 12 (dua belas) jam efektif dalam 2 (dua) hari pertemuan




Instruktur
Drs. Moch.Husni, MBA
Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana. Dalam aktivitas sebagai marketing manager telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT Concept kebidang pekerjaan yang di emban, menyangkut Pemasaran, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.


Penyelenggara
PRIMA CONSULTING GROUP
Jl. Gandaria III No.5A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: ( 021) 7245023, Fax :(021) 7245037
E-mail : primaaut@cbn.net.id
www.primaconsultinggroup.blogspot.com



Jadwal Acara



Hari Pertama
Sesi 1
09.00 – 10.30 Pengertian dan tujuan bisnis
- Rangkaian kegiatan pemenuhan tujuan bisnis
- Manfaat dan guna kepuasan pelanggan
- Pihak terlibat dalam membangun kepuasan pelanggan
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Perkenalan dari fasilitator
- Kepuasan pelanggan suatu pilihan
- Dasar orientasi membangun kepuasan pelanggan
- Membangun nilai tambah terkait
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Lima tingkat kepentingan pelanggan
- Ciri dan sifat bidang usaha yang dimasuki
- Langkah pemenuhan kepentingan pelanggan
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Proses bisnis dan langkah pelaksanaannya
- Perumusan titik persepsi kritis
- Penanganan titik persepsi kritis
Hari Kedua
Sesi 1
09.00 – 10.30 Sepuluh dimensi kualitas layanan
- Prioritas layanan dalam binis terkait
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Teknik evaluasi kepentingan pelanggan
- Langkah penerapan teknik evaluasi kepentingan pelanggan
- Latihan evaluasi kepentingan pelanggan
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Sistem pengukuran kepuasan pelanggan
- Perumusan kepuasan pelanggan
- Tingkat kepuasan pelanggan
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Langkah lanjut dalam membangun kepuasan pelanggan
- Sepuluh langkah penerapan
- Menjadi yang terbaik dalam melayani
15.00 Penutupan

TRAINING TFP (THINKING-FEELING PROCESSING)

TRAINING
TFP (THINKING-FEELING PROCESSING)


Latar Belakang

Setiap orang, akan selalu memanfaatkan pikiran-perasaan dalam pemecahan masalahnya. Pemanfaatan pikiran-perasaan yang berfungsi sebagai pengolah masalah, akan dilandasi dan dilatar belakangi pengetahuan–pengalaman. Inilah yang kami maksud dengan TFP (Thinking-Feeling Processing) di atas.

TFP (Thinking-Feeling Processing) adalah konsep yang kami kembangkan untuk memahami dengan baik berbagai persoalan menyangkut tingkah laku manusia. Bagaimana mengubah dan membentuk sikap dan tingkah laku manusia merupakan pokok bahasan yang perlu kita pahami.

TFP Concept sangat berguna dalam menangani berbagai masalah menyangkut perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia. Pemanfaatannya akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas pekerjaan terkait.

Pemahaman TFP Concept akan mendukung kelancaran pemecahan masalah menyangkut tingkah laku manusia. Pemahaman TFP Concept dapat pula digunakan untuk memperlancar dan menyeimbangkan proses komunikasi interpersonal.


Merupakan konsep mendasar yang perlu dikuasai dan dapat digunakan dalam penanganan berbagai bidang persoalan yang berkaitan dengan proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia.

Dalam proses komunikasi interpersoanal dan proses komunikasi pada umumnya akan terjadi hubungan antar pribadi dan hubungan kepentingan melalui pelibatan pikiran-perasaan yang dilatar belakangi pengetauan-pengalaman.

Tujuan komunikasi akan selalu berada dalam rangkaian proses perubahan sikap dan tingkah laku manusia. Dengan demikian untuk membangun keselarasan dan keseimbangan proses komunikasi, diperlukan pemahaman yang baik dan mendalam mengenai TFP Concept on Interpersonal Communication ini.

TFP Concept on Interpersonal Communication bisa dipandang sebagai dasar-dasar untuk dapat membangun keterampilan komunikasi yang sifatnya mendasar pula. Kemampuan komunikasi merupakan kemampuan dasar yang akan melandasi kemampuan lain yang menuntut keterampilan komunikasi, seperti : Kepemimpinan, kerjasama, negosiasi, penjualan, Coaching-counseling, dan banyak lagi lainnya.




Tujuan dan Manfaat

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta dapat :
• Memahami dan menghayati peran dan pentingnya keterampilan komunikasi interpersonal
• Memahami prinsip-prinsip komunikasi termasuk dukungan komunikasi intrapersonal terhadap komunikasi interpersonal
• Mampu mengkomunikasikan gagasan dan perasaan
• Membangun keterampilan mendengarkan dan menanggapi
• Memahami tanggapan yang membantu
• Memahami tanggapan bermasalah
• Mampu membangun komunikasi yang bersifat persuasif
• Mampu bertindak asertif (tegas)


Metode Penyajian
Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta, dan demi efektivitas pelaksanaan pelatihan, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Simulasi pemahaman perubahan sikap dan tingkah laku
3. Diskusi interaktif
4. Bermain peran (Role play)
5. Refleksi diri dalam perubahan sikap dan tingkah laku

7
Peserta

Setiap karyawan dari berbagai bidang pada setiap tingkatan yang harus melaksanakan komunikasi dalam memenuhi tuntutan kerjanya


Waktu Pelaksanaan
Pelatihan diselenggarakan selama 12 (dua belas) jam efektif dalam dua hari pertemuan.

Instruktur
Drs. Moch.Husni, MBA
Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana. Dalam aktivitas sebagai marketing manager telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT Concept kebidang pekerjaan yang di emban, menyangkut Pemasaran, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.


Penyelenggara

PRIMA CONSULTING GROUP
Jl. Gandaria III No.5A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: ( 021) 7245023, Fax :(021) 7245037
E-mail : primaaut@cbn.net.id
www.primaconsultinggroup.blogspot.com


Jadwal


Hari Pertama
Sesi 1
09.00 – 10.30 Bagaimana keterampilan komunikasi anda
- Prinsip-prinsip komunikasi
- Dua macam hubungan dalam komunikasi
- Peran pikiran-perasaan, pengetahuan-pengalaman
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Lima tingkat kedalaman komunikasi
- Mengkomunikasikan gagasan dan perasaan
- Menyingkap diri
- Menguraikan perasaan
- Meminta dan menyampaikan umpan balik
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Proses dan tahapan perubahan sikap
- Tujuan komunikasi dan tahapan perubahan sikap
- Tuntutan tahapan perubahan sikap
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Pemenuhan tuntutan tahapan perubahan sikap
- Menarik perhatian dan menimbulkan minat
- Membangun pemahaman dalam diri orang dihadapi
- Membangun keyakinan dalam diri orang dihadapi
Hari Kedua
Sesi 1
09.00 – 10.30 Mendengarkan dan menanggapi
- Mendengarkan yang efektif dan hambatannya
- Mengembangkan empati
- Mencari kejelasan/klarifikasi
- Bertanya dan paraphasing
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Mendengarkan dan menanggapi (lanjutan)
- Tanggapan yang membantu
- Tanggapan bermasalah
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Mengembangkan pengaruh dalam komunikasi
- Kekuasaan dan sumber-sumber kekuasaan
- Persuasif dalam komunikasi
- Bertindak asertif
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Mengelola konflik dalam hubungan interpersonal
15.00 Penutupan

TRAINING TFP ON TEAMWORK DEVELOPMENT (MEMBANGUN SINERGI KERJASAMA)

TRAINING
TFP ON TEAMWORK DEVELOPMENT
(MEMBANGUN SINERGI KERJASAMA)


Latar Belakang

Dalam kesehariannya, manusia akan selalu memanfaatkan pikiran-perasaannya dalam menghadapi berbagai permasalahan. Pemanfaatan pikiran-perasaan yang berfungsi sebagai pengolah masalah, akan selalu dilandasi dan dilatar belakangi pengetahuan–pengalamannya. Inilah yang kami maksud dengan TFP (Thinking-Feeling Processing) di atas.

TFP (Thinking-Feeling Processing) akan berlangsung dalam diri setiap orang dalam menghadapi orang lainnya. Proses komunikasi yang melandasi kelangsungan kerja sama akan melibatkan secara langsung pikiran-perasaan serta pengetahuan-pengalamannya. Keselarasan optimal dalam sinergi kerjasama berlangsung melalui pelibatan pikiran-perasaan serta pengetahuan-pengalaman di atas.
TFP on Teamwork Development perlu dipahami karena sangat berguna dalam usaha pengembanngan kerjasama. Sinergi kerjasama perlu dilandasi keselarasan sikap dan tingkah laku semua pihak terkait agar hubungan satu sama lain menjadi lebih efektif dan lebih efisien. Dengan demikian, pengembangan kemampuan dan kesediaan kerjasama antara satu dengan lainnya sangat diperlukan.
TFP on Teamwork Development program pengembangan kerjasama yang terstruktur meliputi keseluruhan aspek berpengaruh terhadap pengembangan kerjasama dan pembentukan sinergi kerjasama. Program dapat diberikan per bagian maupun per level dan juga gabungan diantarnya.


Tujuan dan Manfaat

Melalui pelatihan TFP on Selling (Professional Personal Selling) ini, diharapkan para peserta dapat :
1. Merumuskan dasar orientasi dan pedoman dalam melaksanakan penjualan berdasarkan harapan akhir pelanggan dan atau calon pelanggan
2. Memahami kedudukan produk dalam rangkaian kepentingan pelanggan untuk menetapkan apa yang pelu diperhatikan.
3. Memahami tahapan proses perubahan sikap dan tingkah laku manusia untuk dijadikan pegangan dalam proses penawaran.
4. Memahami dan memenuhi tuntutan setiap tahap perubahan sikap dan tingkah laku pelanggan dalam mengarahkan pembuatan keputusan membeli.
5. Mengenal langkah-langkah penawaran bertahap untuk mendapatkan respon positif yang berkesinambungan.
6. Membangun sistematika penawaran yang lebih terarah berdasarkan tanggapan pelanggan atau calon pelanggan
7. Mengembangkan teknik penawaran dan langkah membangun keyakinan dalam diri pelanggan atau calon pelanggan.
8. Memelihara semangat dan motivasi dalam melaksanakan penjualan dengan segala tantangan yang ada.



Metode Penyajian
Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta, dan demi efektivitas pelaksanaan pelatihan, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Simulasi pemahaman perubahan sikap dan tingkah laku
3. Diskusi interaktif
4. Bermain peran (Role play)
5. Refleksi diri menjadi tenaga penjualan yang professional


Catatan Materi Pelatihan

Konsep dasar materi pelatihan menyangkut proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia yang dapat diterap-kan dalam berbagai bidang tugas pekerjaan. Materi pelatihan bersifat original yang kami kembangkan atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.

Peserta
Tenaga dalam jajaran penjualan yang berkeinginan meningkatkan keterampilan menjual dengan teknik yang lebih terarah dan selaras dengan proses perubahan sikap dan tingkah laku pelanggan atau calon pelanggan.

Waktu Pelaksanaan

Pelatihan diselenggarakan selama 12 (dua belas) jam efektif dalam dua hari pertemuan.

Instruktur
Drs. Moch.Husni, MBA
Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana. Dalam aktivitas sebagai marketing manager telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT Concept kebidang pekerjaan yang di emban, menyangkut Pemasaran, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.


Jadwal Acara


Hari Pertama
Sesi 1
09.00 – 10.30 Pencapaian tujuan, masalah dan penanganannya
- Tujuan : Lahirnya persoalan
- Persoalan : pedoman langkah pencapaian tujuan
- Tekad menjadi tenaga penjual yang professional
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Menata dan mengembangan pola pikir
- Metode berpikir dalam penjualan
- Memahami proses dalam diri prospek
- Proses dan dinamika proses penjualan
- Proses dan dinamika proses pembelian
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Peningkatan motivasi dalam penjualan
- Dinamika motif dan motivasi pelanggan
- Kedudukan produk dalam model dinamis motivasi
- Peningkatan prestasi kolektif
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Dasar orientasi penjual dan pembeli
- Memahami gaya menjual
- Pengukuran gaya menjual
- Kecenderungan gaya menjual
Hari Kedua
Sesi 1
09.00 – 10.30 Peran komunikasi dalam penjualan
- Membangun komunikasi yang seimbang
- Hubungan antar pribadi dan hubungan kepentingan
- Tuntutan proses perubahan sikap
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Memahami kepentingan pelanggan
- Memahami alasan membeli
- Langkah pokok penjualan
- Membangun keyakinan pelanggan
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Penetapan langkah trial close
- Memahami keberatan pelanggan
- Menangani keberatan pelanggan
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Dari tahap trial close ke closing
- Perencanaan penawaran
- Rangkuman
15.00 Penutupan

TRAINING TFP (THINKING-FEELING PROCESSING)

TRAINING
TFP (THINKING-FEELING PROCESSING)


Latar Belakang
Proses pemecahan masalah, akan selalu dilaksanakan dengan memanfaatkan pikiran-perasaan. Pemanfaatan pikiran-perasaan yang berfungsi sebagai pengolah masalah, akan selalu dilandasi dan dilatar belakangi pengetahuan–pengalaman. Inilah yang kami maksud dengan TFP (Thinking-Feeling Processing) di atas.

TFP (Thinking-Feeling Processing) akan dilaksanakan oleh seorang atasan dan juga bawahan yang dihadapi. Disinilah persoalan kepemimpinan : “bagaimana kita dapat mengendalikan diri kita sendiri untuk dapat mengendalikan orang lain (bawahan)” perlu kita pahami.

TFP on Leadership sangat berguna dalam penerapan kepemimpinan yang ditujukan untuk mengubah dan membentuk sikap dan tingkah laku bawahan ke arah yang lebih efektif dan lebih efisien.
Masalah kepemimpinan yang berkaitan erat dengan proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia (bawahan), perlu dilandasi pemahaman TFP Concept yang baik dan mendalam.

Tugas kepemimpinan adalah : membina dan mengarahkan bawahan agar dapat mencapai tujuan.

Persoalan dalam kepemimpinan terletak pada pertanyaan : “bagaimana kita dapat mengendalikan diri kita sendiri untuk dapat mengendalikan orang lain (bawahan)”.

Penerapannya dapat dilaksanakan melalui proses komunikasi yang berkembang menjadi interaksi

Untuk membangun proses interaksi yang selaras dan efektif diperlukan pemahaman yang baik dan mendalam menge-nai proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia (bawahan)

Selanjutnya diharapkan para peserta dapat menjadi pemim-pin yang baik dan efektif, mampu mendorong bawahan untuk bekerja dengan penuh kesungguhan dan ketulusan.

Tujuan dan Manfaat
Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta dapat :
• Memahami gaya kepemimpinannya sekarang ini sebagai titik awal pengembangan lebih lanjut
• Memahami kemampuan penyesuaian gaya kepemimpinannya sekarang ini
• Memahami kemampuan komunikasi pada masa sekarang ini dan pengembangannya untuk masa mendatang



Memahami manusia (bawahan) lebih mendalam :
1. Fungsi dan peran pkiran-perasaan
2. Fungsi dan peran pengetahuan-pengalaman
3. Motif dan motivasi manusia (bawahan) pada umumnya
4. Proses perubahan sikap dan tingkah laku bawahan
5. Komunikasi dan interaksi kepemimpinan

Penyelarasan komunikasi kepemimpinan :
1. Memahami tahap proses perubahan sikap
2. Memahami tuntutan dasar tahapan perubahan sikap
3. Langkah dalam memenuhi tuntutan perubahan sikap

Membangun kepemimpinan yang baik dan efektif :
1. Memelihara hubungan-membangun dukungan
2. Memelihara dukungan-meningkatkan semangat
3. Memelihara semangat-meningkatkan motivasi
4. Menangani kekeliruan bawahan
5. Ekspresi penanganan kesalahan bawahan
6. Menangani kesalahan bawahan yang tidak dapat ditolerir


Metode Penyajian
Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta demi efektivitas pelaksanaan pelatihan, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Pengukuran keterampilan komunikasi & kepemimpinan
3. Diskusi interaktif dan diskusi antar peserta
4. Game motivasi
5. Simulasi pemahaman perubahan sikap
6. Penghayatan dan antisipasi komunikasi kepemimpinan
7. Pendalaman penghayatan - Role play
8. Penanaman tekad pengembangan kepemimpinan


Catatan Materi Pelatihan
Materi dasar pelatihan bersifat original yang kami kembangkan atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki. Konsep dasar materi pelatihan menyangkut pengembangan sikap dan tingkah laku manusia yang kami terapkan dalam bidang kepemimpinan.


Peserta
Karyawan / tenaga kerja yang mempunyai bawahan (anak buah)

Waktu Pelaksanaan
Pelatihan dilaksanakan selama 12 (dua belas) jam efektif yang dilaksanakan dalam 2 (dua) hari pertemuan.




Instruktur
Drs. Moch.Husni, MBA
Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Menyelesaikan program WM – LLPM dan program MBA – LPPM. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana. Dalam aktivitas sebagai marketing manager telah mengembangkan dan memanfaatkan TFT Concept kebidang pekerjaan yang di emban, menyangkut Pemasaran, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.


Jadwal


Hari Pertama
Sesi 1
09.00 – 10.30 Kunci keberhasilan dalam memimpin
- Kesediaan mengubah kebiasaan kurang efektif
- Perkenalan dari fasilitator
- Kepemimpinan : Tujuan dan persoalan
- Pengukuran gaya kepemimpinan saat ini
- Pengukuran kemampuan penyesuaian gaya
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Gaya dan penyesuaian gaya kepemimpinan
- Pengukuran kemampuan komunikasi
- Letak tujuan komunikasi dan interaksi
- Perubahan sikap ; medan garap komunikasi
- Penyampaian dan penerimaan pesan
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Mengenal manusia lebih mendalam
- Fungsi dan peran pikiran-perasaan
- Fungsi dan peran pengetahuan-pengalaman
- Motif dan motivasi dalam praktek
- Proses perubahan tingkah laku bawahan
- Tuntutan tahapan perubahan sikap
- Pandangan terhadap diri sendiri
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Memelihara hubungan-membangun dukungan
- Pemenuhan langkah membangun dukungan
- Latihan penerapan membangun dukungan
Hari Kedua
Sesi 1
09.00 – 10.30 Memelihara dukungan-meningkatkan semangat
- Pemenuhan langkah meningkatkan semangat
- Latihan penerapan meningkatkan semangat
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Memelihara semangat-meningkatkan motivasi
- Pemenuhan langkah meningkatkan motivasi
- Latihan penerapan meningkatkan motivasi
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Menangani kekeliruan bawahan
- Langkah menangani kekeliruan bawahan
- Latihan menangani kekeliruan bawahan
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Ekspresi menangani kesalahan bawahan
- Komunikasi penanganan kesalahan bawahan
- Latihan menangani kesalahan bawahan
- Rangkuman untuk menjadi pemimpin yang baik dan efektif.
15.00 Penutupan

TRAINING TFP (THINKING-FEELING PROCESSING)

TRAINING
TFP (THINKING-FEELING PROCESSING)




Latar Belakang
Setiap orang, akan selalu memanfaatkan pikiran-perasaan dalam pemecahan masalahnya. Pemanfaatan pikiran-perasaan yang berfungsi sebagai pengolah masalah, akan dilandasi dan dilatar belakangi pengetahuan–pengalaman. Inilah yang kami maksud dengan TFP (Thinking-Feeling Processing) di atas.

TFP (Thinking-Feeling Processing) adalah konsep yang kami kembangkan untuk memahami dengan baik berbagai persoalan menyangkut tingkah laku manusia. Bagaimana mengubah dan membentuk sikap dan tingkah laku manusia merupakan pokok bahasan yang perlu kita pahami.

Setiap atasan dalam menghadapi bawahan dan permasalahannya akan menggunakan pikiran-perasaan dengan latar belakang pengetahuan-pengalamannya. Bawahan dalam menghadapi atasan serta persoalan kerja menyangkut dirinya akan menggunakan pikiran-perasaan serta pengetahuan-pengalamannya sendiri.

Pemahaman TFP Concept akan membuat setiap atasan mau dan mampu mengendalikan diri untuk mendukung kelancaran dan efektivitas bimbingan serta pembinaan bawahannya. Dengan demikian, pemahaman TFP Concept akan mendukung usaha pencapaian dan peningkatan tujuan perusahaan.

Bimbingan dan pembinaan atasan terhadap bawahannya akan berkaitan dengan proses perubahan sikap dan tingkah laku manusia (bawahan).

Tujuan bimbingan dan pembinaan, akan selalu berada di dalam urut-urutan proses perubahan sikap dan tingkah laku

Bimbingan dan pembinaan akan berjalan baik dan lancar bila dilaksanakan dengan cara mengikuti arus proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku tersebut.

TFP Concept on Coaching & Counseling akan memperjelas pedoman dalam melaksanakan coaching & counseling, agar apa yang perlu dilaksanakan selaran dan tidak melawan arus proses perubahan sikap dan tingkah laku.

Dengan sendirinya, pemahaman TFP Concept on Coaching & Counseling akan meningkatkan efektivitas penerapan kemampuan yang dimiliki atasan untuk melaksanakan bimbingan dan pembinaan terhadap bawahan. Hal ini akan memperlancar proses pencapaian tujuan yang ditetapkan.



Tujuan dan Manfaat

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta dapat :
• Memahami perlunya kegiatan coaching & counseling
• Memahami dengan baik manfaat coaching & counseling
• Mengenali apakah dirinya seorang pembimbing yang efektif?
• Menguasai teknik untuk meningkatkan kemampuan membimbing
• Mengenali diri apakah anda sebagai konselor yang efektif
• Menguasai teknik meningkatkan kemampuan membina
• Memahami dengan baik pola sikap dan tingkah laku manusia
• Melalui pemahaman pola sikap, dirinya dapat mengembangkan berbagai macam teknik dan cara melaksanakan coaching & counseling
• Memiliki fleksibilitas dalam melaksanakan coaching & counseling yang terarah


Metode Penyajian
Untuk menanamkan pemahaman dan penghayatan peserta, dan demi efektivitas pelaksanaan pelatihan, penyajian materi kami sampaikan dengan cara :
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Simulasi pemahaman perubahan sikap dan tingkah laku
3. Diskusi interaktif
4. Bermain peran (Role play)
5. Refleksi diri untuk menjadi pembimbing dan pembina


Catatan Materi Pelatihan
Konsep dasar materi pelatihan menyangkut proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia yang dapat diterap-kan dalam berbagai bidang tugas pekerjaan. Materi pelatihan bersifat original yang kami kembangkan atas dasar pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.

Peserta
Setiap karyawan dari berbagai bidang pada setiap tingkatan yang harus melaksanakan komunikasi dalam memenuhi tuntutan kerjanya

Waktu Pelaksanaan
Pelatihan diselenggarakan selama 12 (dua belas) jam efektif dalam 2 (dua) hari pertemuan.

Instruktur
Drs. Moch.Husni, MBA
Lulus di Fakultas Psikologi Unpad. Pernah sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana, berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung, mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif.

Sering sebagai penyelenggara pelatihan dan diskusi intensif, juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang, memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan.


Penyelenggara
PRIMA CONSULTING GROUP
Jl. Gandaria III No.5A Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Phone: ( 021) 7245023, Fax :(021) 7245037
E-mail : primaaut@cbn.net.id
www.primaconsultinggroup.blogspot.com



Jadwal Acara



Hari Pertama
Sesi 1
09.00 – 10.30 Penjelasan tentang pelatihan
- Pre-test
- Pengantar coaching & counseling
- Diskusi kelompok
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Presentasi kelompok
- Rangkuman
- Medan garap coacing & counseling
- Tujuan coaching & counseling
- Letak tujuan coaching & counseling
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Bimbingan atasan-bawahan (coaching)
- Kapan melakukan bimbingan
- Kegiatan dalam bimbingan
- Cara penyampaian dalam bimbingan
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Umpan balik yang efektif
- Empat jenis umpan balik
- Latihan memberi umpan balik
Hari Kedua
Sesi 1
09.00 – 10.30 Pembinaan atasan-bawahan (counseling)
- Apakah anda konselor yang efektif?
- Manfaat dan tujuan counseling
- Prinsip-prinsip counseling atasan-bawahan
- Proses counseling
10.30 – 10.45 Break
Sesi 2
10.45 – 12.15 Etika konseling
- Kepribadian dan keterampilan
- Proses konseling
- Latihan perorangan
12.15 -13.15 Istirahat
Sesi 3
13.15 – 14.45 Latihan melaksanakan konseling
- Role play perorangan
14.45 -15.00 Break
Sesi 4
15.00 – 16.30 Role play perorangan
- Pembahasan role play
- Rangkuman
15.00 Penutupan





RIWAYAT HIDUP INSTRUKTUR
MOCH HUSNI


ADA ATAU TIDAK ADA KITA - WAKTU AKAN TERUS BERJALAN DENGAN SEGALA PERKEMBANGANNYA

Lahir di Bandung tahun 1950
Asisten Dosen pada mata kuliah pengembangan kerjasama
Tahun 1978 Lulus Fak. Psikologi Unpad Bandung
Tahun 1979 – 1980 Lulus Program WM LPPM


AKTIVITAS
PEMASARAN

Dapat memperdalam masalah menyangkut proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia

Dapat menerapkannya dalam bidang kepemimpinan melihat keterkaitannya dengan berbagai bidang tugas pekerjaan

Mengembangkan dan memanfaatkan TFP Concept ke dalam bidang tugas pekerjaan yang diemban, menyangkut :

Pemasaran
Kepemimpinan,
Selling

Dilandasi pemahaman mendalam mengenai proses perubahan dan pembentukan sikap dan tingkah laku manusia.

Tahun 1989
PERUSAHAAN SWASTA TERKEMUKA

Jabatan terakhir
OTC MARKETING MANAGER


MERIEN UTAMA JASA PEMASARAN TERPADU
PROMOSI DISTRIBUSI (SPREADING) PELATIHAN BINA WIRAUSAHA
Selama berkedudukan sebagai pimpinan usaha dengan jabatan direktur pelaksana berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan kepemimpinan bawahan langsung

Berhasil mengembangkan kepemimpinan yang baik dan efektif melalui pembinaan intensif

Tahun 1992 Lulus Program MBA LPPM
Tahun 1997 Consultants

Megaparana Sasana Insan & Prima Consulting Group


Tidak hanya menyelenggarakan pelatihan dan diskusi intensif, tapi juga melaksanakan bimbingan dan pendampingan langsung dalam penerapan TFP Concept di berbagai bidang

Memiliki keberanian yang terarah dalam melalui pelaksanaan pendampingan